Logo Header Antaranews Makassar

Anggota DPRD Bantaeng Dilantik

Sabtu, 29 Agustus 2009 11:58 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 25 orang anggota DPRD Kabupaten Bantaeng periode 2009-2014 dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pangadilan Negeri Bantaeng, M Zainal Arifin, SH.

Pelantikan para wakil rakyat hasil pemilihan calon legislatif yang berlangsung Mei 2009 tersebut dilangsungkan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD di gedung para wakil rakyat, Sabtu.

Para wakil rakyat pilihan itu merupakan wakil dari 12 partai (dari 34 partai peserta Pemilihan Anggota Legislatif) terdiri atas empat orang dari Partai Golkar (PG), empat orang dari Partai Amanat Nasional (PAN), tiga orang dari Partai Demokrat, tiga dari Hanura, masing masing dua orang dari Barnas, PKB, PKNU, serta masing masing satu orang dari PNB, PDK, dan beberapa partai lainnya yang berhasil mendudukkan wakilnya di lembaga wakil rakyat itu.

Usai dilantik, ditetapkan pula Pimpinan Dewan Sementara dan Wakilnya yang masing-masing diwakili partai terbanyak memiliki suara yakni Hj A Novrita A Langgara dari Partai Golkar sebagai Ketua Sementara dan Darwis dari PAN sebagai Wakil Ketua.

Novrita A Langgara pada kesempatan itu berharap kebersamaan sesama anggata dewan dan kerjasama yang baik dengan semua pihak, khususnya Pemda untuk menyelesaikan tugas sebagai wakil rakyat.

Harapan yang sama juga dikemukakan Bupati Bantaeng, HM Nurdin Abdullah yang mengemukakan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada anggota dewan periode sebelumnya yang berhasil merampungkan tugas untuk tahun 2010.

Kepada anggota dewan yang baru dilantik, bupati mengingatkan besarnya tugas dan tantangan yang akan dihadapi ke depan. Meski begitu, ia berharap para wakil rakyat dapat berkonsentrasi mengurangi kemiskinan, pengangguran.

"Kita harus bisa mengatur APBD yang berpihak kepada rakyat (pro-rakyat) karena kita semua dipilih oleh rakyat," terangnya. Ia juga mengatakan, tantangan terberat yang memerlukan perjuangan adalah peningkatan sektor pendidikan.

Kita harus serius di bidang ini karena sumber daya manusia merupakan penentu maju mundurnya pembangunan daerah, tambah Bupati yang meminta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga memberi perhatian terhadap luaran SD ke SMP dan SMP ke SMA agar diberi solusi.

Selain masalah pendidikan, Bupati juga meminta wakil rakyat terpilih agar membantu Pemda dalam program Rp 1 miliar/desa yang sudah berjalan, namun diakui belum maksimal.

Hal itu terjadi antara lain akibat kurang sosialisasi dan kurang arahan. Karena itu, Pemda Bantaeng sudah melakukan asistensi kepada para SKPD agar lebih konsentrasi terhaap program yang diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat ini.

Bupati Nurdin Abdullah juga meminta perhatian para wakil akyat terhadap kondisi lingkungan Kabupaten Bantaeng yang rawan bencana. Keseimbangan lingkungan memerlukan perhatian serius. Untuk itu, ia meminta para wakil rakyat untuk turut mengawal program untuk percepatan pembangunan di daerah ini.

Untuk mewujudkan hal itu, Nurdin berharap sinergi dalam pelaksanaan pemerintahan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Bantaeng.

(T.PSO-099/F003)