
PKL sekitar Al-Markaz Makassar setuju relokasi

"Kami siap membongkar sendiri lapak kami. Alhamdulillah, Pak Wali. Kami sangat mendukung bapak...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Para pedagang kaki lima (PKL) yang banyak berjualan di sekitar Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, Sulawesi Selatan menyetujui rencana Pemerintah Kota dengan merelokasinya ke tempat yang telah disediakan.
"Kami siap membongkar sendiri lapak kami. Alhamdulillah, Pak Wali. Kami sangat mendukung bapak, karena kami tahu apa yang bapak lakukan semata-mata demi kebaikan kami pedagang kecil," ujar salah seorang pedagang Mila (50) saat berbincang dengan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di rumah jabatannya, Jumat.
Dia bersama pedagang kaki lima lainnya setuju dengan gagasan wali kota yang ingin merelokasinya ke tempat-tempat yang telah disiapkan serta menyiapkan gerobak canggih dengan banyak fungsi.
Banyaknya tawaran dalam gagasan itu membuat para PKL ini setuju, apalagi tempat yang disodorkan itu dianggap strategis, sehingga para pedagang langsung menyepakatinya.
"Keputusan Pak Wali itu sudah tepat dan mungkin itulah yang terbaik untuk kita semua, untuk saya dengan pedagang lainnya dan untuk Makassar," katanya.
Sebelumnya, kepada pedagang Danny -- sapaan akran wali kota menyampaikan niatnya untuk menata PKL di Makassar menjadi "Kakilimata". Model kakilimata ini seragam dan mendapat legalitas dari pemerintah kota.
Pada relokasi pedagang itu, wali kota menawarkan dua tempat berbeda yakni pada jalan Timah dan Karebosi. Di dua lokasi itu, para pedagang hanya perlu mengangkat barang dagangannya saja karena tempat dan gerobak jualan juga sudah disiapkan.
Danny pun menegaskan bahwa proses pemindahan ke tempat baru tersebut tidak dipungut biaya sepeser pun. Pedagang juga tidak perlu lagi membangun lapak karena telah disiapkan pemerintah.
"Semua gratis, laporkan ke saya kalau ada yang coba-coba meminta uang. Tapi kalau sudah menjual tentu tetap ada retribusi dan uang keamanan," pungkas Danny.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
