
DPRD Sulsel jadwalkan panggil rektor se-Sulsel

"Pemanggilan para rektor itu dalam waktu dekat untuk mengetahui sejauh mana polemik ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menjadwalkan memanggil seluruh Rektor Universitas maupun Perguruan Tinggi di Sulsel terkait dengan polemik dalam dunia kampus.
"Pemanggilan para rektor itu dalam waktu dekat untuk mengetahui sejauh mana polemik pengelolaan kampus yang terkait dengan Undang-undang pendidikan tinggi," kata Anggota DPRD Sulsel Komisi E Irwan Hamid di Makassar, Jumat.
Menurut dia, pemanggilan itu bersifat mediasi antara mahasiswa dengan pihak birokrasi kampus menyusul intensnya mahasiswa dari berbagai kampus menyuarakan aspirasi terkait sistem pendidikan yang cederung mengarah pada liberalisasi.
"Tentunya kami akan mempertanyakan serta meminta penjelasan kepada para rektor bagaimana sebenarnya pengelolaan kampus sesuai sistem pendidikan. Kami sebagai penerima aspirasi juga memperjuangkan mereka," katanya.
Kendati demikian pemanggilan itu tidak mudah, namun kata dia, sebagai wakil rakyat ada upaya yang dilakukan agar para rektor bisa memberikan keterangan untuk diketahui publik, jangan sampai komersialisasi dan ketidaktrasnparanan itu terjadi di dunia kampus.
Sebelumnya, mahasiswa dari berbagai lintas kampus terus melakukan aksi di Kantor DPRD Sulsel. Mereka menolak segala bentuk intervensi dan dugaan kekerasan yang dilakukan pihak birokrasi.
Para mahasiswa ini juga meminta jaminan serta transparansi pengelolaan anggaran kampus yang diperuntukkan bagi mahasiswa. Selain itu mahasiswa mendesak pihak kampus mengkaji ulang larangan beraktivitas Lembaga Kemahasiswaan di kampus saat malam hari.
Bahkan mahasiswa menuntut agar pihak birokrasi menjamin kebebasan pers dan berekspresi serta menolak segala bentuk militerisme yang dilakukan dalam kampus.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
