Logo Header Antaranews Makassar

DKP3 temukan 383 sapi tidak layak kurban

Rabu, 7 September 2016 05:33 WIB
Image Print
Ilustrasi sapi kurban (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
"Setiap satu ekor hewan kurban terperiksa dan layak, diberikan satu surat keterangan kesehatan hewan kurban ...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Peternakan (DKP3) Makassar menemukan 383 hewan ternak sapi yang tidak layak disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriyah.

Kepala DKP3 Makassar Abdul Rahman Bando di Makassar, Selasa, mengatakan temuan itu diperoleh ketika tim kesehatan hewan bekerja dan menyebar di 14 kecamatan.

Dia mengatakan hewan kurban yang masuk ke Makassar merupakan ternak dari Kabupaten Gowa, Maros, Sinjai, Bone, Bulukumba, Raha, dan Ternate.

Khusus sapi ternak dari daerah Raha, Sulawesi Tenggara, dan Ternate, Maluku, masuk ke Makassar melalui pintu Kabupaten Bone dengan menempuh perjalanan darat.

"Setiap satu ekor hewan kurban terperiksa dan layak, diberikan satu surat keterangan kesehatan hewan kurban (SKKHQ) dan diberi tanda pada tanduknya dengan nomor sesuai SHKKQ-nya. Sementara yang tidak layak tidak diberikan SKKHQ," paparnya.

Dia menjelaskan pemeriksaan hewan kurban dilakukan dengan cara pengambilan sampel darah ternak secara acak oleh tim kesehatan hewan.

Adapun sapi yang telah diperiksa sebanyak 2.357 ekor. Dari jumlah itu yang dinyatakan layak untuk disembelih sesuai dengan syariat Islam sebanyak 1.474 ekor, sementara sisanya 383 ekor dinyatakan tidak layak.

Sedangkan untuk ternak kambing yang telah diperiksa sebanyak 500 ekor, semuanya memenuhi persyaratan.

"Yang kami periksa ternak sapi dan kambing. Ini pun hanya sampel di 14 kecamatan," jelasnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026