
Dispora ultimatum pemilik lapak PKL GOR Sudiang

"Sesuai dengan batas surat saya ke mereka (PKL GOR Sudiang), per 1 Desember sudah harus bersih...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Muhlis Mallajareng mengultimatum para pemilik lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang untuk segera membereskan bangunan lapak mereka yang berada di sekitar GOR tersebut.
"Sesuai dengan batas surat saya ke mereka (PKL GOR Sudiang), per 1 Desember sudah harus bersih (dari lapak PKL)," kata Muhlis yang ditemui di Makassar, Senin.
Pihaknya, kata Muhlis, telah kembali memanggil perwakilan para PKL untuk membicarakan masalah pembongkaran lapak-lapak tersebut.
"Kemarin malam sudah saya panggil ketuanya, kita duduk sama-sama, saya tanyakan kembali kapan akan membongkar lapak mereka," ucapnya.
Muhlis menegaskan, jika hingga 1 Desember mendatang masih ada lapak yang berdiri, pihaknya akan membongkar lapak-lapak tersebut secara paksa.
"Silahkan dipilih, mau dibongkar sendiri, atau kita yang bongkar," ujar Muhlis.
Ia juga menegaskan, bahwa pihaknya masih akan memberi ruang bagi para PKL untuk mencari rezki, namun tanpa menggunakan lapak yang semi permanen.
"Kalau lapak semi permanen, tidak kita izinkan, tapi kalau tenda yang bisa dibongkar pasang kami akan beri ruang, karena kami juga tidak ingin memutuskan peluang mereka mencari rezki," jelas Muhlis.
Pihaknya, kata Muhlis, juga akan mengkaji kembali ruang mana yang dapat dimanfaatkan oleh sekitar 100 PKL ini.
"Kami sedang melihat, ruang mana yang dapat dimanfaatkan PKL ini, nanti akan kita atur sedemikian rupa agar tidak mengganggu aktivitas di GOR ini," pungkasnya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
