Logo Header Antaranews Makassar

PWI Kapuas studi banding ke Sulsel

Kamis, 8 Desember 2016 21:36 WIB
Image Print
Wakil Ketua PWI Sulsel Bidang Kesra Fredrich Kuen (kiri) menerima Ketua PWI Kalteng H Sutransyah (tengah) saat silaturrahim ke PWI Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis (8/12). (FOTO/Dokumentasi)
"Artinya, kami membangun rumah masa kini (kompleks perumahan wartawan) dan juga membangun rumah masa depan (Kompleks pemakaman wartawan)...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 24 orang wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah melakukan studi banding dan kunjungan silaturrahim ke PWI Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis.

Studi banding dipimpin Ketua PWI Kapuas, Sri didampingi Ketua PWI Kalteng H Sutransyah, Kepala Biro Humas Pemkab Kapuas Dr Soewarno Muriyat, Sekertaris PWI Kapuas, Sari serta pengurus dan anggota lainnya serta diterima Wakil Ketua PWI Sulsel Bidang Kesra Fredrich Kuen MSi, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Ismail Asnawi dan Sekertaris PWI Sulsel Anwar Sanusi, mewakili Ketua PWI Sulsel H Agussalim Alwi Hamu.

Ketua PWI Kalteng Sutransyah mengatakan, kunjungan PWI Kapuas ke PWI Sulsel untuk menimba pengalaman, terutama di bidang kesejahteraan (Kesra), sebab Sulsel selama ini dinilai kreatif membuat dan melaksanakan program, terutama di bidang kesra.

Wakil Ketua Bidang Kesra PWI Sulsel, Fredrich Kuen menyatakan apresiasinya kepada PWI Kapuas yakni PWI yang berada di kabupaten yang melakukan studi banding dengan tim yang jumlahnya besar (24 orang) ke Makassar.

Di Sulsel, lanjutnya, Bidang Kesra PWI membuat program kerja "Dunia Akhirat". Fredrich yang juga Penguji Kompetensi Wartawan menguraikan, saat ini sedang dibangun kompleks perumahan wartawan PWI di Tanjung Bunga Makassar dengan kapasitas 300 unit rumah.

Selain itu, PWI Sulsel sudah memiliki gedung sekolah wartawan PWI yakni dua unit ruko dua lantai di Mall GTC Makassar yang digunakan untuk pelatihan dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta program pendidikan lainnya.

Perumahan dan Gedung sekolah wartawan PWI pengadaannya dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan PT GMTD.

Selain itu, PWI Sulsel juga sudah memiliki Masjid Wartawan yang dibangun secara swadaya dalam kawasan Gedung PWI, serta juga memiliki Kompleks Pemakaman Wartawan PWI.

"Artinya, kami membangun rumah masa kini (kompleks perumahan wartawan) dan juga membangun rumah masa depan (Kompleks pemakaman wartawan)," ujar Fred Kuen sapaan akrab Wakil Ketua PWI Sulsel Bidang Kesra itu.

Selain itu, PWI Sulsel tahun 2016 ini telah memberikan Beasiswa Prestasi untuk anak-anak wartawan dari SD, SMP, SMA hingga S1 serta Bantuan Beasiswa untuk anak wartawan yang sekolah di SLB. Sumber dana beasiswa adalah dari CSR dari beberapa kegiatan bisnis yang dilakukan PWI Sulsel.

PWI Sulsel menurut Fred Kuen, berupaya mandiri menjalankan roda organisasi dengan mengembangkan bisnis memanfaatkan aset yang ada dengan mengembangkan mini market, restoran serta pengelolaan auditorium untuk seminar dan resepsi perkawinan.

Tahun 2017, PWI Sulsel juga akan memberikan perlindungan kesehatan dengan cara menanggung iuran BPJS wartawan yang akan dilakukan secara bertahap, serta saat ini sedang dilakukan pengkajian untuk membuat klinik kesehatan PWI Sulsel pada area Gedung PWI Sulsel dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada wartawan, terutama bagi wartawan senior.

Di samping itu, PWI Sulsel telah membentuk Tim Hibah yang juga diketuai Fred Kuen untuk meminta agar Pemprov Sulsel melepaskan aset yang saat ini digunakan PWI untuk menjadi milik PWI Sulsel.

Tujuannya agar PWI Sulsel dapat memanfaatkan aset yang ada secara maksimal untuk kemandirian dana operasional organisasi.

Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Muh Roem telah menanggapi positif upaya PWI itu dan siap memprosesnya begitu surat persetujuan Gubernur Sulsel Dr Syahrul Yasil Limpo dilimpahkan.

Kunjungan PWI Kapuas diakhiri dengan makan siang di restoran PWI Sulsel.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026