Logo Header Antaranews Makassar

PNS Gowa Kerja Bakti Usai Puting Beliung

Sabtu, 4 Februari 2017 22:01 WIB
Image Print
Jajaran Pemadam Kebakaran turut berpartisipasi saat kerja bakti PNS lingkup Pemkab Gowa pasca pohon tumbang di Kantor Bupati Gowa, Sabtu (4/2). (FOTO/Humas Gowa)
"Aksi bersih-bersih ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan semua PNS ...

Sungguminasa (Antara Sulsel) - Seluruh pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai kontrak lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, melakukan kerja bakti untuk membersihkan puing atap tribun yang roboh dan pohon tumbang akibat terjangan angin puting beliung.

"Aksi bersih-bersih ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan semua PNS dan tenaga kontrak dalam menjalankan program `Sabtu Bersih`," ujar Kepala Bagian Humas Pemkab Gowa Abdullah Sirajuddin di Sungguminasa, Sabtu.

Ia mengatakan musibah angin puting beliung yang terjadi di Kabupaten Gowa pada Jumat (3/4) telah menewaskan satu orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Abdul Rahman (38).

Musibah itu terjadi ketika Abdul Rahman berteduh di bawah atap tribun di Lapangan Syekh Yusuf Gowa usai melatih baris berbaris satu peleton anggota Satpol PP yang baru direkrut instansi itu.

Selain atap tribun yang roboh, peristiwa angin puting beliung juga menumbangkan puluhan pohon di jalan raya yang tersebar di sejumlah lokasi di daerah itu.

Kegiatan kerja bakti yang berlangsung di kawasan Kantor Bupati Gowa dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Muchlis, sementara di tingkat kelurahan dan kecamatan dipimpin oleh camat dan lurah setempat.

Aksi bersih-bersih yang melibatkan PNS dan pegawai kontrak dari hampir seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) itu, juga khusus Dinas Pekerjaan Umum mengerahkan satu unit alat berat, satu unit mobil pemanjat pohon, dan 22 armada pengangkut sampah serta petugas penyapu Dinas Kebersihan.

"Kegiatan kerja bakti ini juga berlangsung di beberapa titik seperti di Kecamatan Somba Opu menggelar Sabtu Bersih bekerja sama dengan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) wilayah itu," ujarnya.

Kepala Bagian Humas Pemkab Gowa juga berpesan agar masyarakat selalu berhati-hati dengan kondisi cuaca yang tidak bersahabat karena peristiwa angin puting beliung yang terjadi kemarin (3/2) sudah merenggut nyawa dan merusak beberapa rumah warga.

"Pemkab Gowa mengimbau masyarakat untuk tetap wasapda karena prediksi dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika bahwa beberapa hari ke depan wilayah Sulsel akan dilanda cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Gowa bersama Maros dan Kota Makassar masuk dalam kategori daerah rawan," ujar mantan Camat Somba Opu ini.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026