
Ketua DPR Minta Maluku Kembangkan Pariwisata

Ambon (ANTARA Sulsel) - Ketua DPR Marzuki Alie minta Pemprov Maluku mengembangkan pariwisata sebagai sektor unggulan, karena daerah ini memiliki pesona wisata bahari, sejarah dan budaya yang cukup diandalkan untuk menjaring turis asing.
"Saya saat dalam pesawat melihat indahnya laut membirudengan pulau berbaris hijau memiliki pesona yang sungguh menggugah hati untuk menikmatinya," katanya di Ambon, Sabtu.
Marzuki, yang berada di Ambon sejak Jumat pagi(9/10) guna menyaksikan Ambon Jazz Plus Festival(AJPF), mengatakan wisata sejarah dan budaya berkaitan dengan sejumlah negara di Eropa Barat dan Australia, sehingga perlu dikelola profesional.
"Saya siap ditawarkan mengunjungi daerah tujuan wisata menarik di Maluku," ujarnya seraya menyatakan dirinya menunggu undangan Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalhu untuk maksud tersebut.
Ia juga ,memandang perlu potensi wisata Maluku dipromosikan secara gencar agar dunia internasional mengetahui pesona provinsi seribu pulau ini tidak kalah menarik dibandingkan Bali, bahkan memiliki kelebihan di kawasan tertentu.
"Jangan takut biaya"
"Jangan takut soal biaya, silahkan buat profil potensi wisata dan ajukan ke Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, nantinya mereka yang mempromosikan karena di sana tersedia anggaran untuk kegiatan tersebut," kata Marzuki.
Bahkan, ia berjanji untuk mengfasilitasi pengajuan berbagai program pembangunan, termasuk pariwisata yang memiliki prospek strategis dalam meningkatan pendapatan masyarakat.
"Pariwisata bila berkembang, maka berdampak strategis bagi sektor lain karena terbuka kesempatan kerja sehingga bisa meningkatkan pendapatan yang dengan sendirinya menekan angka kemiskinan dan pengangguran," katanya menjelaskan.
Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu mengatakan, pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan yang sedang dikembangkan daerah ini dengan membenahi berbagai fasilitas, meningkatkan sadar wisata masyarakat dan mengintensifkan promosi.
"Maluku saat ini menjadi sorotan internasional karena akan dilaksanakan peringatan Hari Perdamaian Dunia di Kota Ambon 10 Nopember 2009 serta 'Sail Banda dan Olimpiade Perdamaian Dunia pada 2010," ujarnya.
Khusus "Sail Banda" 2010 telah dijadwalkan kegiatan seperti kejurnas olahraga perairan, Arafura Games, lomba layar, kejuaraan selam internasional, lintas nusantara remaja bahari, operasi bakti Surya Baskhara Jaya dan peringatan HUT Proklami di pulau terluar.
"Jadi dimintakan dukungan DPR soal anggaran yang nantinya diajukan kepada pemerintah pusat guna suksesnya berbagai kegiatan tersebut," kata Gubernur.
(T.L005/J007)
