
Distanak Mamuju Target Swasembada Beras

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat menargetkan 2010 menjadi salah satu daerah swasembada beras.
"Besarnya potensi produksi beras di Kabupaten Mamuju membuat kami optimistis tahun mendatang menjadi pemasok beras," kata kadis Distanak Mamuju, Bustamin Bausat di Mamuju, Rabu.
Menurutnya, target ini akan difokuskan pada wilayah yang memiliki potensi pertanian lebih besar seperti di Kecamatan Tommo, Karossa, Papalang, Kalukku, Topoyo dan beberapa daerah lainnya yang memiliki potensi lahan sawah yang besar.
Oleh karena itu, kata dia, untuk mencapai target yang telah ditentukan, maka saat ini Distanak Mamuju, telah menggunakan tiga pendekatan, yakni cetak sawah, irigasi dan peningkatan produksi melalui intensifikasi.
Dia menuturkan, melalui tiga pendekatan tersebut, maka dengan sendirinya akan memacu untuk meningkatkan indeks pertanaman yang dapat menambah hasil produksi di tiap-tiap kecamatan yang memiliki potensi lahan pertanian sawah.
Untuk percetakan sawah, kata Bustamin, tahun ini telah dibuka di delapan kecamatan dengan luas mencapai 500 hektar, serta membangun beberapa irigasi yang dilakukan di tiga kecamatan dengan panjang 4.700 meter.
Irigasi tersebut, berguna untuk mengurangi jumlah sawah tadah hujan yang saat ini mencapai 80 persen.
Ia menambahkan, pada dasarnya tiap kecamatan memiliki potensi untuk menghasilkan beras, hanya saja untuk saat ini baru terdapat beberapa kecamatan yang produksinya cukup besar, yakni Karossa, Tommo, Kalukku, dan Papalang.
Kecamatan Mamuju merupakan daerah yang cukup sulit untuk berswasembada, karena sebagian besar daerahnya adalah perkotaan.
"Bisa dilihat sendiri, sulit untuk mendapatkan lokasi yang bisa digunakan untuk mencetak sawah baru," katanya.
Meskipun begitu, lanjutnya, pihaknya tetap mengupayakan agar Kecamatan Mamuju pun bisa tetap berswasembada sebagai indikator kemandirian di tiap kecamatan.
"Tentunya pada tahun yang akan datang, realisasi tiga pendekatan ini melalui sekian program akan semakin ditingkatkan sampai target bisa terpenuhi," imbuhnya.
Ia menambahkan, jika seluruh kecamatan bisa memenuhi target ini, maka swasembada beras akan dilanjutkan hingga ke tingkat desa berdasarkan luas lahan yang ada saat ini, produksi beras bisa mencapai 150.000 ton, belum lagi areal yang menggunakan irigasi bisa ditanami sebanyak dua kali.
"Kalau seluruh kecamatan bisa berswasembada, produksi beras di Mamuju jelas akan semakin bertambah," katanya. (T.PSO-104/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
