Logo Header Antaranews Makassar

Disnak Maros Siapkan 1.500 Ekor Sapi Kurban

Sabtu, 24 Oktober 2009 12:17 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan 1.500 ekor sapi untuk kebutuhan kurban pada hari raya Idul Adha 1430 Hijriah.

"Disnak Maros sudah mengeluarkan surat rekomendasi untuk 1.500 ekor sapi kurban, ditambah 220 ekor kambing yang dimiliki pihak pemerintah atau swasta di daerah ini," kata Kepala Disnak Kabupaten Maros, HA Srialam menanggapi persiapan hewan kurban di wilayahnya, Sabtu.

Dia mengatakan, hewan kurban yang sudah mendapat rekomendasi itu, baik yang akan dipotong di rumah potong hewan (RPH) atau pun di lokasi pembeli sapi potong atau kambing, tetap akan diawasi oleh tim Disnak setempat.

"Jadi, meskipun sudah dinyatakan sehat dan layak konsumsi berdasarkan rekomendasi Disnak, kami tetap akan melakukan pemantauan di RPH milik pemerintah maupun swasta," katanya.

Menurut dia, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya sapi yang didatangkan dari luar Maros dan belum mengantongi rekomendasi dari Disnak atau Dinas Kesehatan (Dinkes), sehingga faktor kesehatan mengomsumsi dagingnya masih diragukan.

"Pentingnya pengetatan pemantauan ini, karena hewan sapi sangat rentan terkena virus antraks dan virus itu dapat masuk ke tubuh manusia yang mengomsumsinya," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pekerja rumah potong di Kawasan Kampung Cina, Kecamatan Maros Baru, Bahtiar mengatakan, meskipun hari raya Idul Adha masih sebulan lebih, namun puluhan sapi yang akan dijual ataupun dipotong di RPH semuanya sudah memiliki surat rekomendasi dari Disnak dan Dinkes setempat.

"Sapi yang ada di RPH kami ini, umumnya adalah sapi ternak masyarakat di Kabupaten Maros. Kami tidak berani mendatangkan dari luar, karena belum tentu terjamin kesehatannya," katanya.

Mengenai harga sapi potong, ia mengatakan, cukup berfluktuasi mulai Rp6 juta - Rp8,5 juta per ekor tergantung jumlah stok dan besar-kecilnya seekor sapi. Sebagai gambaran, sapi berukuran kecil dengan umur rata-rata dua tahun dijual seharga Rp6 juta - Rp6,5 juta per ekor. Sedang sapi dewasa yang berumur diatas tiga tahun dijual Rp7 juta - Rp8,5 juta per ekor.
(T.S036/F003)