Densus 88 : Sulsel butuh perhatian khusus

id densus 88,mabes polri,gubernur sulsel,syahrul yasin limpo,teror

Tim Densus 88 Anti Teror (ANTARAFOTO)

Ini memang menjadi sinyal bagi kita bahwa persoalan radikalisme di Indonesia khususnya di Sulsel harus mendapat perhatian serius oleh kita...
Makassar (Antaranews Sulsel) - Perwakilan Detasemen Khusus Antiteror (Densus 88) Mabes Polri yang menemui Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Selasa, mengatakan Sulsel merupakan salah satu daerah yang butuh perhatian khusus terkait teror dan radikalisme.

"Sulsel ini masuk zona yang butuh perhatian khusus karena banyak tokoh radikal yang menjadikan daerah ini sebagai wilayah pengembangan dan rekrutmen," kata Perwakilan Densus 88 yang enggan disebutkan namanya usai menemui gubernur.

Sulsel, kata dia, memang telah menjadi basis pelatihan dan perekrutan anggota teroris, sementara hampir 70 persen jaringan yang ada saat ini di Indonesia termasuk Sulsel sudah berafiliasi dengan ISIS.

Untuk itu, lanjutnya, dibutuhkan kewaspadaan ekstra dan kerja sama berbagai pihak untuk menjaga keamanan Sulsel.

"Peran masyarakat juga dibutuhkan untuk memberi informasi," kata dia.

Menanggapi hal ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel Asmanto mengatakan Sulsel adalah salah satu barometer situasi keamanan secara nasional.

Bom-bom, kata dia, juga ditemukan di Sulsel, bukan hanya di Jakarta dan Bali. Bahkan terakhir, ucapnya, di Polsek Bontoala.

"Ini memang menjadi sinyal bagi kita bahwa persoalan radikalisme di Indonesia khususnya di Sulsel harus mendapat perhatian serius oleh kita," tuturnya.

Terkait hal ini, kata dia, koordinasi juga terus berjalan. Gubernur, bahkan telah mengumpulkan seluruh Forkopimda untuk mengantisipasi persoalan yang dihadapi pada Pilkada seretak nanti.

"Saya kira Sulsel dari seluruh perangkat yang ada, kita siap mengantisipasi itu dan sejauh ini terus dibangun komunikasi intensif dengan jajaran yang ada," jelasnya.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar