DPRD dan Somasi Minta Kapolda Bertanggungjawab
Selasa, 9 Maret 2010 20:57 WIB
Makassar (ANTARA News) - Anggota DPRD Sinjai bersama Solidaritas Mahasiswa Sinjai (Somasi) mendatangi DPRD Sulsel dan menuntut Kapolda Sulsel Irjen Polisi Adang Rochjana dan Kapolwiltabes Makassar, Kombes Gatta Chaeruddin bertanggung jawab atas insiden pengrusakan wisma HMI Makassar.
Hal tersebut diungkapkan para legislator Sinjai dan aktivis Somasi saat diterima tim penerima aspirasi termasuk Ketua DPRD Sulsel, Moh Roem di Makassar, Selasa.
Empat legislator Sinjai yang mendampingi Somasi ke DPRD Sulsel yakni, H Sulthani (Ketua DPRD), Andi Sainal Iskandar, Jamaluddin, dan Saipullah meminta Kapolda dan Kapolwiltabes harus bertanggungjawab atas penyerangan dan pengrusakan Wisma HMI Cabang Makassar beberapa waktu lalu.
Mereka juga meminta kepada Ketua dan anggota DPRD Sulsel segera mendesak Kapolda dan Kapolwiltabes mundur dari jabatannya atas kasus yang rentetannya menyebabkan mahasiswa dan warga bentrok.
Koordinator Somasi Ali Kamar, mengatakan pihaknya mengecam tindakan tidak profesional polisi dalam menangani aksi, dengan malah memprovokasi sehingga terjadi bentrokan antara mahasiswa dengan warga.
Ketua DPRD Sulsel Moh Roem mengatakan tuntutan Anggota DPRD Sinjai bersama Somasi sama dengan tuntutan pengunjuk rasa sebelumnya, dan mereka segera menindaklanjutinya dengan memanggil Kapolda dan jajarannya.
Ketua DPRD Sinjai sempat memproses DPRD Sulsel karena menerima mereka di ruang loby, sementara mereka menginginkan diterima dalam ruang rapat atau ruang komisi.
"Semua ruangan ditempati rapat dan pembahasan. Selama ini semua aspirasi yang masuk diterima disini," kata anggota tim penerima aspirasi, A Sugiarti Mangun Karim yang juga anggota DPRD Sulsel asal daerah pemilihan Sinjai. (T.KR-AAT/S016)
Hal tersebut diungkapkan para legislator Sinjai dan aktivis Somasi saat diterima tim penerima aspirasi termasuk Ketua DPRD Sulsel, Moh Roem di Makassar, Selasa.
Empat legislator Sinjai yang mendampingi Somasi ke DPRD Sulsel yakni, H Sulthani (Ketua DPRD), Andi Sainal Iskandar, Jamaluddin, dan Saipullah meminta Kapolda dan Kapolwiltabes harus bertanggungjawab atas penyerangan dan pengrusakan Wisma HMI Cabang Makassar beberapa waktu lalu.
Mereka juga meminta kepada Ketua dan anggota DPRD Sulsel segera mendesak Kapolda dan Kapolwiltabes mundur dari jabatannya atas kasus yang rentetannya menyebabkan mahasiswa dan warga bentrok.
Koordinator Somasi Ali Kamar, mengatakan pihaknya mengecam tindakan tidak profesional polisi dalam menangani aksi, dengan malah memprovokasi sehingga terjadi bentrokan antara mahasiswa dengan warga.
Ketua DPRD Sulsel Moh Roem mengatakan tuntutan Anggota DPRD Sinjai bersama Somasi sama dengan tuntutan pengunjuk rasa sebelumnya, dan mereka segera menindaklanjutinya dengan memanggil Kapolda dan jajarannya.
Ketua DPRD Sinjai sempat memproses DPRD Sulsel karena menerima mereka di ruang loby, sementara mereka menginginkan diterima dalam ruang rapat atau ruang komisi.
"Semua ruangan ditempati rapat dan pembahasan. Selama ini semua aspirasi yang masuk diterima disini," kata anggota tim penerima aspirasi, A Sugiarti Mangun Karim yang juga anggota DPRD Sulsel asal daerah pemilihan Sinjai. (T.KR-AAT/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPRD Sulsel takjub dengan hutan mangrove Tongke-tongke Sinjai
27 August 2021 11:32 WIB, 2021
Pansus DPRD Sulsel ke Sinjai serap aspirasi terkait ranperda bantuan hukum
01 August 2021 17:32 WIB, 2021
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Bawaslu : 443 ASN terlapor terkait netralitas tahapan pemilu dan pilkada di Sulsel
01 September 2026 5:13 WIB
Ketahanan nasional di era disrupsi, HIMAPEM FISIP Unhas dorong kolaborasi lintas sektor
28 August 2026 8:52 WIB