Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan, Prof Dr HM Nurdin Abdullah, di Bantaeng, Selasa, kembali menerima bantuan dua unit armada untuk Brigade Siaga Bencana (BSB) dari pemerintah jepang.

Bantuan tersebut berupa, satu unit mobil ambulance dan satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) canggih dan merupakan bantuan lanjutan karena hampir tiap tahun Bantaeng memperoleh bantuan tersebut.

Bupati menyatakan, tambahan armada tersebut untuk memperkuat BSB di beberapa wilayah terjauh. Dia menyebutkan, kedua mobil bantuan tersebut akan disiapkan untuk cabang BSB di Kecamatan Uluere dan Tompobulu.

"Bantun ini memang diberikan Walikota Matsuyama, Jepang, sebelumnya sudah ada bantuan," ungkap Nurdin, saat menyerahkan dua unit mobil di halaman Kantor Bupati Bantaeng.

Untuk mobil ambulance, diperkirakan anggarannya sekitar Rp2,5 miliar, karena sudah dilengkapi dengan beberapa peralatan canggih diantaranya GPS, alat pacu jantung yang diklaim pertama di Indonesia yang terdapat dalam mobil ambulance, serta beberapa alat penunjang kesehatan lainnya, yang bisa dimanfaatkan sepanjang perjalanan menuju Ruamh Sakit (RS).

Nurdin mengatakan, saat ini masih ada tambahan mobil bantuan Jepang untuk BSB, sehingga Pemkab hanya menyiapkan stasiun, sementara peralatannya akan didatangkan langsung dari Jepang, berupa bantuan hibah.

Saat ini, satu unit mobil Damkar yang sementara menunggu yakni mobil Damkar yang menggunakan tangga setinggi 20 meter. Dengan demikian, pihaknya mengaku bisa lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, terutama masalah kebakaran dan kesehatan.

Bupati mengatakan, bantuan tersebut juga meringankan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantaeng.

"Kami juga akan siap bantu daerah lain yang membutuhkan dengan memberikan armada Damkar atau ambulance," ujar Bupati.

Disinggung mengenai banyaknya bantuan yang berasal dari Jepang, Bupati mengaku bahwa pemerintah Jepang melihat banyak kemajuan di Bantaeng melalui bantuannya dan termanfaatkan dengan baik, termasuk perawatannya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng Takudaeng mengatakan, pihaknya akan mulai membangun unit BSB di Kecamatan Uluere dan Tompo Bulu pada 2013 mendatang.

Total bantuan armada BSB saat ini sebanyak 10 unit yang terdiri dari mobil damkar dan Abulance. Sementara batuan armada yang berasal dari Jepang yakni tiga unit ambulance dan dua unit Damkar. (T.KR-MH/F003)