
APBD-P akomodir program 100 hari gubernur terpilih

Makassar (Antaranews Sulsel) - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2018 Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan mengakomodir pelaksanaan program 100 hari gubernur dan wakil gubernur Sulsel terpilih yang dijadwalkan dilantik pada September 2018.
"APBD Perubahan akomodatif terhadap program 100 hari pertama, walaupun tidak sepenuhnya seratus persen, tapi kita pilih program yang prioritas," kata Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono di Makassar, Selasa.
Soni mengatakan APBD perubahan itu akan diputuskan pada Agustus nanti, ketika dirinya masih posisi Penjabat Gubernur Sulsel, namun implementasinya dilakukan mulai September-Desember 2018, yang merupakan masa awal pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel priode 2018-2023, Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman. "Kita akomodasi janji-janji politik selama 100 hari pertama karena ndak mungkin rakyat kita minta menunggu hingga tahun depan," tuturnya.
Pihaknya, kata Soni, juga akan melibatkan tim tersebut dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Penetapan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2019, yang nantinya akan dilaksanakan oleh gubernur terpilih. "Jadi nanti mereka tidak akan kaget lagi karena sudah dilibatkan sejak perencanaan," imbuhnya.
Soni mengatakan pihaknya menunjuk Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Muh Firda, Kepala Bappeda Jufri Rahman dan Kepala BPKD Andi Arwien Azis untuk bergabung bersama tim transisi gubernur dan wakil gubernur terpilih itu dalam penyusunan program tersebut.
Tim transisi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman juga menunjuk Prof Yusran Yusuf sebagai ketua tim transisi tersebut.
Prof Yusran Yusuf merupakan guru besar bidang keahlian kebijakan dan perundang-undangan kehutanan dan lingkungan pada Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin Makassar.
"Soal program 100 hari, nanti diumumkan apa-apa saja. Yang jelas tidak terlepas dari lima program utama yang ada dalam visi dan misi Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman," kata Yusran Yusuf.
Dekan Fakultas Kehutanan Unhas ini menyebutkan tim transisi yang dibentuk hanya terdiri dari beberapa orang. Mereka merupakan gabungan dari tim ahli, tim sukses dan komponen masyarakat lainnya. "Kita buat tim kecil saja untuk efektivitas. Sekarang semuanya kita gabung, tak ada lagi pengkotak-kotakan," jelasnya.
Sementara itu Wakil Gubernur Sulsel terpilih Andi Sudirman Sulaiman menambahkan penyusunan program 100 hari pertama masih akan dibicarakan secara detail, termasuk kelanjutan beberapa program dan proyek yang sementara berjalan, akan dibahas oleh tim transisi. "Kami pada posisi berdampingan bersama Pemprov Sulsel untuk menyusun itu. Kita belum bisa membicarakan sekarang, nanti tim transisi yang bahas," ujarnya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
