Gubernur ajak Konjen AS lihat potensi Sulsel

id nurdin abdullah,gubernur sulsel,ajak konjen as lihat potensi sulsel

Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat (AS) di Surabaya Mark McGovern (kiri) saat berbincang dengan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (kanan) di Makassar, Kamis (11/10). (sulselprov.go.id)

Siapa tau, dia (Mark McGovern) bisa menjadi marketing kita di negaranya
Makassar (Antaranews Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengajak Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat (AS) di Surabaya Mark McGovern melihat seluruh potensi yang ada di Sulsel, mulai dari sektor pariwisata, pertanian, perikanan kelautan, hingga sektor kehutanan.

"Siapa tau, dia (Mark McGovern) bisa menjadi marketing kita di negaranya," kata Nurdin usai pertemuan dengan Mark McGovern di Makassar, Kamis.

Sulsel, kata Nurdin, harus menjaga kerja sama dengan semua negara, termasuk Amerika. Hubungan bilateral, tambahnya, harus dijaga karena Amerika sebagai negara adidaya dan Indonesia punya banyak kepentingan.

"Indonesia sebagai negara agraris, dan kita berharap Amerika membuka keran bagi produk ekspor kita," imbuhnya.

Salah satu yang juga menjadi perhatian Amerika adalah persoalan kesehatan ibu dan anak, dan Kabupaten Bantaeng yang pernah dipimpin Nurdin Abdullah merupakan daerah yang angka kematian ibu dan bayinya cukup rendah.

"Kita bisa lihat angka kematian ibu dan anak itu ada dua penyebabnya. Kelainan atau lambat penanganan. Dua-duanyanya ada solusi. Kita siapkan penanganan yang cepat, dan kalau ada kelainan, kita tempelkan stiker agar ada perhatian. Masyarakat diedukasi agar kalau ada apa-apa, semua turun tangan," jelasnya.

Jika contoh-contoh baik yang dilakukan Bantaeng bisa dilakukan di Sulsel secara keseluruhan, Nurdin yakin angka kematian ibu dan anak bisa diturunkan. Apalagi, sudah banyak kabupaten yang membuat inovasi, bahkan bisa dibuat lebih baik.

"Tinggal, bagaimana Pemprov mensupport. Misalnya dengan menyediakan ambulans atau rumah sakit terapung," kata dia.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar