Logo Header Antaranews Makassar

Terminal Liar Kurangi Pendapatan PD Terminal Makassar

Minggu, 6 Desember 2009 00:16 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Terminal liar mengurangi pendapatan Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Metro rata-rata Rp314 juta pertahun.

"Praktik terminal luar yang menaik-turunkan penumpang di luar terminal resmi telah mengurangi potensi pendapatan PD Terminal Makassar Metro sekitar 314 juta setahun," kata Dirut PD Terminal Makassar Metro Abidin Hamid di Makassar, Minggu.

Dia mengatakan, masih tetap beroparasinya terminal liar itu karena koordinasi pihak terkait belum baik dan penegakan hukum belum berjalan maksimal.

Berkaitan dengan hal tersebut, ia berharap agar Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang melanggar aturan ditindak tegas, karena pihak PD Terminal sendiri tidak memiliki kewenangan memberikan tindakan.

"Yang berhak menindak adalah aparat keamanan, kami hanya mengatur masalah terminal, termasuk retribusi masuk dan keluar terminal," katanya.

Mengenai target pemasukan ke kas Pemkot Makassar, ia mengatakan, PD Terminal Makassar Metro menargetkan sebanyak Rp3,5 miliar pada 2009.

Sementara realisasi pendapatan perusahaan daerah ini yang membawahi Terminal Regional Daya dan Malengkeri hingga periode September 2009 sekitar 70 persen dari target atau sekitar Rp2,5 miliar.

Lebih jauh Abidin mengatakan, untuk biaya operasional kedua terminal tersebut serta gaji karyawan, sejak 2007 sudah tidak mendapat subsidi dari pemerintah, sehingga pendapatan yang ada itulah yang digunakan.

"Pada periode 2008 deviden yang disetorkan sebanyak Rp250 juta, diharapkan tahun ini bisa lebih banyak lagi," katanya.

(T.S036/S016)