DP2 Makassar diminta kaji pengambilalihan perusda RPH

id DPRD Makassar Minta DP2 Kaji Pengambilalihan Perusda RPH

Anggota Komisi B DPRD Makassar Hasanuddin Leo. ANTARA FOTO/Muh Hasanuddin

Belum diputuskan dan beberapa kali sudah kami gelar rapat dengan DP2 Makassar. Kami meminta kepada mereka agar menyiapkan feasibility study dan dipaparkan di hadapan para anggota dewan khususnya di Komisi B ini
Makassar (ANTARA) - DPRD Makassar meminta kepada Dinas Peternakan dan Pertanian (DP2) Makassar untuk mengkaji ulang pengambilalihan peran dan tugas pokok serta fungsi dari Perusahaan Daerah (Perusda) Rumah Potong Hewan (RPH).

Anggota Komisi B DPRD Makassar Hasanuddin Leo di Makassar, Minggu, mengatakan pengambilalihan dan peleburan RPH menjadi unit pelaksana teknis daerah (UPTD) harus benar-benar matang secara konsep, teknis, ekonomi dan sosial.

"Banyak alasan yang dilontarkan dari Dinas Peternakan dan Pertanian mengenai pengambilalihan peran dan tupoksi RPH kemudian meleburnya menjadi UPTD. Ini harus dipikir secara matang," ujarnya.

Ia mengatakan Rumah Potong Hewan (RPH) adalah salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Makassar dan sudah beroperasi sejak lama.

Pihaknya di DPRD Makassar juga akan senantiasa mendukung langkah-langkah dari pemerintah kota jika memang rasional dan menguntungkan peleburan tersebut menjadi UPTD.

"Belum diputuskan dan beberapa kali sudah kami gelar rapat dengan DP2 Makassar. Kami meminta kepada mereka agar menyiapkan feasibility study dan dipaparkan di hadapan para anggota dewan khususnya di Komisi B ini," katanya.

Hasanuddin Leo menyatakan empat aspek harus diperhatikan oleh DP2 Makassar dan semuanya harus masuk dalam rangkuman studi yang bertujuan untuk menilai kelayakan implementasi sebuah bisnis.

Beberapa aspek yang penting dalam studi itu yakni aspek teknisnya, aspek ekonomi dan sosialnya. Untuk aspek ekonominya harus bisa menjabarkan keuntungan perubahan tersebut dari perusda menjadi UPTD.

"Yang terpenting dari feasibility study itu, ketiga aspek tadi. Apa keuntungannya setelah peleburan, apa dampak sosialnya terhadap masyarakat, para pekerja dan lainnya. Yang pastinya plus minus sebelum perubahan dan setelah perubahan harus dijabarkan," ucapnya.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar