
Jadwal Rapat di DPRD Sulbar Disoroti

Mamuju (ANTARA News) - Jadwal rapat dan sidang paripurna yang digelar di DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) mendapat sorotan anggota dewan karena sering diadakan secara mendadak.
Anggota dewan mengaku tidak setuju dengan model pelaksanaan rapat dan sidang paripurna yang dilaksanakan di DPRD Sulbar tersebut yang dilakukan secara mendadak.
"Terus terang saya tidak suka dengan model pelaksanaan rapat yang didadak di lembaga wakil rakyat ini, karena terkadang kita dalam kondisi tidak siap, "kata anggota DPRD Sulbar, Hasan Bado di Mamuju, Selasa.
Ia mengaku tidak setuju dengan mekanisme pelaksanaan rapat di DPRD Sulbar tersebut karena dirancang secara mendadak yang dinilai dapat mengganggu aktivitas anggota yang lain.
"Jadwal sidang di DPRD Sulbar tidak teratur karena dilaksanakan mendadak, bayangkan anggota dewan diberikan undangan rapat dua jam sebelum rapat atau sidang parpurna akan digelar,"katanya.
"Kalau seperti itu, bagaimana kalau kita dalam kondisi tidak siap karena ada aktivitas lain, sementara rapat sudah mulai digelar, "katanya lagi.
Oleh karena itu, legislator partai PKB tersebut meminta, kepada bagian persidangan di sekretariat DPRD Sulbar agar mengatur jadwal rapat dengan baik, minimal undangan rapat disampaikan satu hari sebelum rapat digelar
"Bagian persidangan yang ada di sekretariat DPRD Sulbar harus mengatur jadwal sidang dengan baik agar anggota dewan juga dapat mengatur jadwal aktivitasnya dan menyesuaikan serta dapat mengikuti setiap sidang yang digelar di DPRD Sulbar,"katanya.
Karena katanya, jika jadwal sidang dan rapat di DPRD Sulbar tidak dirubah dan diatur dengan baik maka anggota dewan akan banyak yang tidak hadir dalam setiap sidang yang digelar dilembaga wakil rakyat ini. (T.KR-MFH/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
