
2.000 Ibu dan Anak Ikuti Edukasi Nutrisi

Makassar (ANTARA News) - Sebanyak 2000 ibu dan anak di Makassar, Minggu, mengikuti edukasi "Anmum Learning Express" yang mengintegrasi nutrisi dan stimulasi dini serta hiburan untuk menunjang kecerdasan anak.
Regional Sales Manager Anmum Indonesia timur Indriawan Purnomo, menjelaskan, secara nasional penyelenggaraan kegiatan ini telah berlangsung tiga kali sementara di Makassar merupakan kali kedua sebagai bentuk apresiasi terhadap pelanggan.
"Sebagai "brand" yang baru sekitar dua setengah tahun hadir di Indonesia, kami gencar melakukan kegiatan edukasi bagi ibu dan anak melalui paket produk berkesinambungan yang kami miliki," jelasnya.
Pihaknya menggelar lomba foto balita dan keluarga, lomba foto kostum, lomba baby dance, lomba fashion, lomba bayi sehat, dan lomba merangkak.
Perlombaan tersebut bertujuan agar orang tua dapat memberikan bimbingan optimal terhadap tumbuh kembang anak dan menumbuhkan rasa percaya diri dan kreatifitas anak.
Sesibuk apapun, para orang tua disarankan untuk menyiapkan waktu berkualitas 20-30 menit bersama anak tanpa interupsi.
Memberikan stimulasi yang rutin akan membuat otak anak semakin optimal. Selain itu, orang tua juga perlu memberikan nutrisi bagi otak dengan susu yang mengandung Gangliosida (GA) yang berfungsi untuk hubungan antar sel otak. Kandungan GA ini secara natural terdapat di dalam ASI berkualitas.
Anmum adalah rangkaian produk susu yang ditujukan bagi kebutuhan kesehatan ibu hamil dengan Anmum Materna, Anmum Lacta untuk ibu menyusui, dan Anmum Essential untuk membantu perkembangan otak anak.
Menurutnya, kegiatan edukasi seperti ini sangat membantu perkembangan pangsa pasar produk hingga di angka enam persen di pasaran nasional, begitu juga di kawasan timur Indonesia.
"Perkembangan kegiatannya juga sangat bagus. Dibanding dengan yang pertama kali diselenggarakan, kali ini kami lebih siap dan dari sisi penjualan juga semakin bagus," katanya. (T.KR-RY/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
