Logo Header Antaranews Makassar

Makassar Peroleh Dana CSR BUMN Terbesar

Kamis, 8 Juli 2010 20:31 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Makassar memperoleh dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sejumlah BUMN yang akan dikelola Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yakni mencapai angka 49 persen.

Anggota Komisi B DPRD Sulsel Rahman AT mengatakan di Makassar, Kamis, enam kabupaten di SulSel yakni kota Makassar, kabupaten Maros, Pangkep, Gowa, Takalar dan Jeneponto akan menyerap sekitar 71 persen dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan dana CSR (Corporate Social Responsibility) BUMN yang akan di kelola Pemprov Sulsel.

"Dari keenam daerah itu, Makassar yang memperoleh alokasi yang paling besar," kata dia.

Sebaiknya alokasi pengelolaan dana sosial BUMN itu dilakukan secara merata di 24 kabupaten/kota di Sulsel, ungkap Rahman apalagi dua daerah yang terletak bagian utara Sulsel yakni Kabupaten Luwu Utara (Lutra) dan Luwu Timur (Lutim) belum pernah menikmati dana sosial milik BUMN.

"Perlu ada pemerataan alokasi dana sosial itu, karena ada dua kabupaten yang belum pernah tersentuh dana PKBL BUMN," ucapnya.

DPRD Sulsel sejauh ini tengah membentuk tim koordinasi pengelolaan dana Community Social Responsobility (CSR) yang rencananya akan di selesaikan dalam waktu dekat ini.

Sekretaris Komisi C DPRD Sulawesi Selatan, Adriyadi sebelumnya mengatakan, pembentukan tim koordinasi pengelolaan dana CSR di Sulsel ini termasuk lambat, karena pembentukan tim ini masih menunggu pelaksanaan rapat umum pemegang saham (RUPS) di hampir seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Keberadaan tim koordinasi ini sangat penting, dia mengaku pemprov selama ini belum memiliki petunjuk teknis tentang pembentukan struktur, mekanisme penyaluran dan bentuk pertanggungjawaban terhadap pengelolaan dana BUMN.

"Tanpa juknis itu, kami khawatir BUMN enggan untuk melibatkan pemprov Sulsel sebagai koordinator penyaluran," ungkap dia. (T.KR-HK/B012)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026