Logo Header Antaranews Makassar

Butuh Pemerataan Tenaga Bidan di Mamuju

Minggu, 1 Agustus 2010 21:10 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan pemerintah di Mamuju perlu melakukan pemerataan tenaga bidan, khususnya bagi daerah terpencil yang ada di wilayah itu

Ketua Cabang IBI, Kabupaten Mamuju, Marmia, SKM, MKes, di Mamuju, Minggu, mengatakan, jumlah tenaga bidan yang ada di kabupaten tersebut masih belum merata, karena lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah desa di Kabupaten Mamuju sekitar 157 desa pada 16 kecamatan.

Ia mengatakan, di Kabupaten Mamuju hanya terdapat sekitar 117 bidang terdiri dari pegawai negeri sipil (PNS) dan non PNS, jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah jumlah desa yang ada di Mamuju.

Sehingga kata dia, tidak semua desa di Mamuju memiliki bidan desa, untuk membantu proses persalinan ketika ada ibu yang hendak melahirkan.

"Selama ini masyarakat di desa khususnya yang berada pada daerah terpencil yang kebetulan tidak memiliki bidan desa, kesulitan untuk mencari tenaga bidan ketika ada masyarakat yang hendak melahirkan,"katanya.

Menurut dia, untuk mendapatkan bidan desa masyarakat yang hendak melahirkan harus menuju desa tetangga yang memiliki bidan desa untuk untuk membantu proses persalin agar dilakukan secara medis.

Oleh karena itu ia meminta kepada pemerintah yang ada di Kabupaten Mamuju dapat menambah tenaga bidan di Kabupaten Mamuju agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya bagi ibu melahirkan dapat terpenuhi.

sekaligus terjadi pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Mamuju.

"Desa terpencil di Mamuju membutuhkan penambahan bidan desa yang profesional bekerja agar angka kematian ibu yang kebanyakan terdapat di wilayah terpencil di Mamuju dapat ditekan, sehingga target pemenuhan kesehatan dalam program milenium development goals di negara ini tentang dapat mencapai target,"katanya.***3***
(T.KR-MFH/S005)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026