Logo Header Antaranews Makassar

Bina Marga Kuasai Belanja APBD Perubahan

Kamis, 2 September 2010 16:08 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Dinas Bina Marga menguasai 30 persen lebih komponen belanja langsung pada Prioritas Plafon Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan 2010 yang diajukan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan.

Dari PPAS yang diperlihatkan anggota panitia anggaran (pangar) DPRD Sulsel, Ariady Arsal di Makassar, Kamis, belanja langsung atau belanja untuk rakyat yang diajukan pemprov sebesar Rp145,5 miliar, sedang Bina Marga dialokasikan Rp45,3 miliar.

Sedang total APBD Perubahan sebesar Rp230 miliar lebih, yang semuanya bersumber dari sisa lebih penggunaan anggaran APBD 2009.

Diluar belanja langsung Rp145, miliar, dialokasikan untuk belanja bagi hasil kabupaten dan kota Rp55 miliar, belanja hibah Rp2 miliar, dan gaji pegawai.

Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya yang mengajukan anggaran besar antara lain, Biro Umum dan Perlengkapan Rp16 miliar, Rumah Sakit (RS) Dadi Rp8,4 miliar, RS Labuang Baji Rp6,5 miliar, Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Rp6,4 miliar, Dinas Pertanian Rp4 miliar, Dinas Perkebunan Rp2,9 miliar.

Ariady menilai struktur susunan APBD Perubahan yang diajukan pemprov tidak sesui dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD).

"Strukturnya yang disusun belum menyesuaikan dengan RPJMD. Belanja untuk rakyat terlalu kecil," ucap Ariadi yang juga Sekretaris Komisi C.

Menurut dia, belanja tidak langsung tak perlu banyak di APBD perubahan karena sudah terkorelasi di APBD pokok.

Anggota Fraksi PKS ini, tidak setuju jika Bina Marga yang menguasai anggaran besar, pengalokasiannya di Center Point of Indonesia. (T.pso-099/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026