Logo Header Antaranews Makassar

Tiket H-7 Lebaran Ludes Dibeli

Kamis, 2 September 2010 23:01 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Sejumlah tempat penjualan tiket di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat ludes dibeli pemudik Idul Fitri 1431 H untuk perjalanan mulai H-7 hingga H-3.

Petugas PO Piposs di Mamuju, H. Abdul Rahim, Kamis, mengatakan, pengguna angkutan bus untuk mudik Idul Fitri sangat tinggi hingga kini tiket sudah terjual habis.

"Tiket sudah dipesan pemudik sejak awal Ramadhan 1431 Hijriyah. dan kini sudah terisi penuh," katanya.

Menurutnya, pesanan tiket ini rata-rata untuk perjalan mudik lebaran dari Mamuju menuju Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Mulai besok arus mudik lebaran mulai terasa hingga pada puncak mudik lebaran yang akan terjadi pada H-3 lebaran, karena pada saat itu juga bertepatan libur bagi pegawai swasta maupun pegawai pemerintahan," jelasnya.

Ia mengemukakan, dari tiga armada yang disiapkan, pihaknya sudah menambah satu armada untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

"Satu bus armada Piposs yang disediakan pun sudah terisi oleh para pemudik yang akan melaksanakan hari raya di kampung halaman," jelasnya.

Rahim mengemukakan, empat bis Piposs tersebut diantaranya satu bus ber AC dan tiga armada yang non AC dengan harga tiket yang berbeda-beda.

Demikian halnya dengan penjualan tiket pada PO Litha dan CO, jauh sebelumnya sudah terpesan untuk perjalanan Mamuju ke Makassar.

"Tiket yang disipakan pada kami juga habis terpesan untuk perjalanan mudik lebaran pada H-7 lebaran hingga H-3 lebaran," kata Herman petugas penjualan PO Litha.

` Ia menuturkan, perusahaan PO Litha dan Co ini juga sudah melakukan satu tambahan bus cadangan dari empat armada yang ada untuk mengantispasi terjadinya lonjakan penumpang.

"Selama ini kami hanya menyiapkan empat bus saja, tetapi jelang lebaran yang akan datang kami akan melakukan satu tambahan armada untuk melayani para pemudik," ujarnya.

Sementara itu, DishubkominfoDinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Sulawesi Barat, mengaku, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, disediakan 20 bus AKAP untuk melayani para pemudik yang akan berlebaran Idul Fitri di kampung halaman.

"Guna mengantisipasi lonjakan arus mudik lebaran tahun ini, kami telah menyiapkan sebanyak 20 bus AKAP dan beberapa unit bus cadangan," kata Kepala Dishubkominfo Sulbar H. Thamrin Syakur.

Menurut dia, dari 20 bus AKAP yang disiapkan ini terdiri dari tujuh Bus Damri dan 13 bus dari sejumlah Perusahaan Otobis (PO) seperti Piposs lima unit, Litha dan Co empat unit, Cahaya Solo dua unit, Liman dan Bintang Mutiara dua unit.

"Jika dari 20 unit bus AKAP dikhawatirkan ada penumpang tidak terangkut, maka kami pasti menurunkan bus cadangan saat puncak arus mudik lebaran," paparnya.

Dia mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, jumlah angkutan sebanyak 20 bus itu mampu mengatasi jumlah pemudik, karena sebagian besar yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran banyak yang menggunakan kendaraan roda dua maupun pribadi.

"Bukan hanya itu, kadang pula banyak pemudik yang pulang kampung biasanya menyewa mobil rental," jelasnya.

Thamrin Syakur mengatakan, guna kelancaran arus mudik lebaran mendatang, pemerintah provinsi menyiapkan personel baik gabungan dari Dishubkominfo, TNI, Polri, Dinas PU, Kesehatan dan instansi terkait lainnya akan membangun posko-posko mudik lebaran.

"Para pemudik yang akan melakukan perjalanan bisa memanfaatkan posko-posko untuk istirahat agar mereka bisa segar dalam melakukan perjalanan.(T.KR-ACO/M027)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026