
Pemudik Transmigran Mulai Tinggalkan Mamuju

Mamuju (ANTARA News) - Memasuki H-3 Idul Fitri 1431 Hijriah, ratusan pemudik yang merupakan warga transmigran mulai ramai meninggalkan Kota Mamuju, Sulawesi Barat untuk berlebaran di kampung halaman mereka.
Dari pantauan di lokasi transmigran, Selasa, warga di beberapa kecamatan di Mamuju mulai tampak lengang karena sebagian telah berangkat mudik berlebaran bersama keluarga mereka di kampung halaman.
Seperti di pemukiman transmigran yang ada di Kecamatan Tobadak, Tommo, Topoyo maupun yang ada di Kecamatan Korossa, tampak sebagian warga berangsur-angsur mulai meninggalkan daerah itu.
Mereka umumnya menggunakan bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun menggunakan mobil panther.
Sementara pemudik transmigrasi yang menggunakan sepeda motor juga mengalami peningkatan yang memadati sepanjan jalur trans Sulawesi.
Meski jalur ini dipadati kendaraan baik roda empat maupun roda dua, namun secara umum alur transportasi ini terpantau lancar.
Para pemudik yang memadati jalur trans Sulawesi ini dari dua arah yang berlawanan, namun jumlah pemudik ini umumnya mengarah ke selatan.
Perjalan para pemudik ini juga didukung dengan kondisi cuaca yang cukup cerah sejak siang hingga malam hari.
Lonjakan jumlah pemudik ini juga terlihat pada terminal regional Mamuju yang terletak di Kelurahan Simboro.
Kendaraan bus AKAP yang tersedia di terminal ini juga mulai dipenuhi ratusan calon penumpang yang akan melakukan perjalanan mereka ke kampung halaman.
Meski pemudik berdesak-desakan untuk mendapatkan tiket, secara umum tak ada warga yang tidak terlayani.
Petugas penjualan tiket Perwakilan Otobis (PO) Pipos, Abdul Rahman, mengatakan, jumlah pemudik yang ada di terminal regional Mamuju mulai mengalami lonjakan bila dibandingkan jumlah pemudik pada hari sebelumnya.
"Saat ini jumlah pemudik mulai mengalami lonjakan dengan tujun perjalanan Makassar maupun beberapa kota lainnya," ungkapnya.
Ia mengemukakan, meningkatnya jumlah pemudik ini seiring dengan akan masuknya masa cuti bersama bagi pegawai swasta maupun pegawai pemerintah.
"Meningkatnya jumlah pemudik ini seiring dengan tibanya masa libur yang telah diberlakukan oleh pemerintah," kata dia. (T.KR-ACO/M027)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
