
Anggota Dewan Soroti KNPI Sulbar

Mamuju (ANTARA News) - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Ajbar Abdul Kadir, menyoroti sepak terjang Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulbar, karena dianggap politis.
"Komentar Ketua KNPI Sulbar, Nurdin Passokori, di media lokal yang menyatakan, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Provinsi Sulbar dan anggota DPR-RI asal Sulbar belum layak maju bertarung di pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulbar, sangat politis," kata Ajbar legislator Partai Bintang Reformasi DPRD Provinsi Sulbar di Mamuju, Rabu.
Ia mengatakan, komentar ketua KNPI Sulbar tersebut seharusnya tidak dikeluarkan karena KNPI seolah-olah mencekal anggota DPD ataupun anggota DPR-RI ketika nantinya ada yang berniat maju di pilgub Sulbar.
"Terkesan ada aksi mencekal dari KNPI Sulbar kepada anggota DPD dan anggota DPR-RI ketika menganggap mereka tidak layak maju di pilgub Sulbar karena alasan bahwa anggota DPD dan DPR-RI seharusnya memperjuangkan Sulbar di pusat untuk membangun daerah ini terlebih dahulu dan belum pantas menjadi calon gubernur," katanya.
Menurut dia, siapapun dan dari manapun seseorang, semuanya berhak mencalonkan diri di Pilgub Sulbar, tidak terkecuali anggota DPD dan DPR-RI, sehingga mereka tidak boleh dianggap tidak layak maju di pilgub Sulbar seperti pernyataan ketua KNPI Sulbar.
"Ada apa dan Apa masalahnya ketika anggota DPD dan anggota DPR-RI asal Sulbar maju di Pilgub Sulbar, KNPI tidak boleh menintervensi dengan menilai mereka tidak layak, kalau seperti ini artinya KNPI sudah tidak netral dan profesional karena sepertinya mencekal sejumlah kalangan," katanya.
Menurut dia, dari komentar itu, Ketua KNPI Sulbar seperti mengalami gangguan dari anggota DPD dan DPR-RI ketika menjadi kandidat di pilgub Sulbar, dan seolah-olah merasa dirugikan.
"Terindikasi jika Ketua KNPI Sulbar merasa terganggu, ketika Pilgub Sulbar diramaikan kandidat dari anggota DPD dan DPR-RI, karena juga ada indikasi KNPI Sulbar mendukung kandidat lain di pilgub Sulbar," katanya.
Ia mengatakan, dari sejumlah baliho yang terpajang di sejumlah wilayah di Sulbar, KNPI Sulbar turut memasang logo KNPI Sulbar dengan kandidat yang punya niat untuk bertarung di pilgub Sulbar.
"Itu artinya KNPI tidak netral dan berpihak di pilgub Sulbar," katanya.
Menurut dia, seharusnya KNPI Sulbar tidak seperti itu yakni bersikap politis, tetapi harus bersikap netral dan tetap memperlihatkan independensinya di pilgub Sulbar dengan tidak memihak, mestinya KNPI sebagai organisasi yang berjuang untuk pembangunan daerah ini banyak menyoroti kinerja pemerintah.
"Seharusnya KNPI itu kritis untuk kemajuan daerah ini, bukan justru berpolitik yang mencederai demokrasi yang dibangun di KNPI," kata Ajbar yang juga pernah menjadi kandidat ketua KNPI Sulbar ini. (T.KR-MFH/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
