
Kanim Makassar deportasi tujuh WNA sepanjang semester satu 2020

Makassar (ANTARA) - Pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar sepanjang semester satu 2020 telah memulangkan tujuh orang warga negara asing (WNA) atau mendeportasinya setelah menyelesaikan semua pidananya terkait pelanggarannya terhadap undang-undang.
Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Selatan Dodi Karnida di Makassar, Senin, mengatakan prestasi Andi Pallawarukka saat menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar cukup berhasil, salah satunya adalah mendeportasi tujuh orang WNA.
"Sepanjang 2020 sudah ada tujuh orang yang dideportasi oleh Kepala Kanim Imigrasi Kelas I TPI Makassar di bawah kendali Andi Pallawarukka. Beliau pejabat yang cukup inovatif dan berprestasi. Selamat bertugas di tempat baru," ujarnya.
Tujuh WNA yang dideportasi masing-masing satu orang perempuan dan satu orang laki-laki WN Malaysia yang mencoba memohon paspor Indonesia.
Dua orang WN Rumania mantan narapidana kejahatan penggandaan kartu ATM (Skimming) dan hari ini mendeportasi satu orang perempuan WN Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pemalsu Izin Tinggal Terbatas di Selayar dan sepasang suami isteri WN RRT penyalahgunaan Izin Tinggal di Sinjai yang ketiganya telah menjalani hukuman di Rumah Tahanan Negara Selayar dan Sinjai.
"Selain dua WN Rumania yang kasusnya disidik oleh kepolisian, maka WNA lainnya disidik oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Imigrasi Kanim Makassar dan ini sangat membanggakan jajaran Keimigrasian Sulawesi Selatan. Apalagi pada tahun 2020 ini, Kanim Makassar juga telah membawa satu orang perempuan WN RRT ke pengadilan dalam kasus penyalahgunaan Izin Tinggal," katanya.
Dodi pun memberikan apresiasi atas kinerja penegakkan hukum Kanim Makassar ini dan dirinya optimistis Kakanim Makassar yang baru dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja selanjutnya.
Sementara itu, pada saat sertijab dan pisah sambut Kakanim Makassar, Andi Pallawarukka yang akan menjabat sebagai Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta menyampaikan banyak terima kasih kepada Kakanwil dan seluruh jajaran Kanim Makassar atas kerja samanya.
Ia mengaku, prestasi yang diraihnya dalam penegakkan hukum serta berhssil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan tinggal satu langkah lagi pada tahun 2020 ini diharapkan dapat mencapai predikat tertinggi yaitu Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) menjadi bukti sinergitas yang baik.
"Semua keberhasilan ini berkat kerja sama dari semua pihak. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Kanwil Kemenkumham, Kepala Divisi dan seluruh pegawai yang bekerja dengan penuh dedikasi yang tinggi," ucapnya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
