
195.577 KK Segera Terima Paket Konversi Mitan

Mamuju (ANTARA News) - Sebanyak 195.577 Kepala Keluarga (KK) pada lima kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat, segera menerima paket konversi minyak tanah (Mitan) ke tabung gas elpiji tiga kilogram dalam tahun 2010.
Petugas Pencacahan dan Pendataan Penerima Paket Tabung Gas elpiji tiga Kilogram, Syarif di Mamuju, Sabtu, mengatakan, jumlah penerima paket konversi Mitan ke tabung gas elpiji tiga kilogram tersebut berdasarkan hasil estimasi yang ditetapkan PT Pertamina selaku penyalur paket konversi mitan ke tabung gas elpiji tiga kilogram tersebut.
"Yang jelas, kami selaku perusahaan yang ditunjuk PT Pertamina akan melakukan pencacahan sesuai estimasi yang ditetapkan sebanyak 195.577 KK masyarakat miskin pengguna murni minyak tanah yang tersebar pada lima kabupaten diantaranya kabupaten Polewali Mandar, Mamasa, Majene, Mamuju dan Mamuju Utara," paparnya.
Syarif mengatakan, PT Nusa Consultants selaku yang bertanggungjawab melaksanakan pencacahan bekerja sesuai mekanisme yang ada atau melakukan pendataan sesuai dengan petunjuk tekhnis yang ditetapkan.
"Kami tidak akan pilih kasih dalam melakukan pendataan ini. Yang jelas penerima konversi ini akan diberikan sesuai dengan kriteria yang ada," ungkap dia.
Dikatakannya, pencacahan ini diperkirakan akan tuntas sebelum akhir September 2010 mendatang karena penyaluran harus ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2010.
Ia mengemukakan, program konversi Mitan ke tabung gas elpiji tiga kilogram ditangani empat konsultan masing-masing, PT Kencana Mandiri Ulinusantara, PT Nusa Consultanst, PT Cakra Hasta Kencana dan PT Hesa Laras Cemerlang.
"Keempat konsultan ini memiliki tugas masing-masing mulai dari tim sosialisasi, tim pencacahan, tim verifikasi hasil pencacahan dan tim verifikasi isi ulang tabung gas elpiji tiga kiligram," papar dia.
Menuru dia, masyarakat tidak perlu takut untuk menggunakan kompor tabung gas elpiji tiga kg, karena menggunakan gas elpiji ini lebih baik dari pada menggunakan bahan bakar minyak tanah.
Dikatakannya, pemberitaan mengenai ledakan tabung gas itu terjadi karena kelalaian pengguna saja sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran di berbagai daerah.
"Menggunakan kompor tabung gas elpiji tidak membahayakan sepanjang digunakan secara baik dan benar. Karena menggunakan minyak tanahpun jika kita lalai juga menimbulkan terjadinya ledakan kompor minyak. Jadi intinya adalah gunakanlah produk itu sesuai dengan petunjuk yang ada," jelasnya.
Banyak keunggulan lain dengan menggunakan tabung gas elpiji dibandingkan menggunakan minyak tanah diantaranya lebih hemat dan suasana dapur pun lebih bersih.
Penggunaan elpiji bagi rumah tangga lebih nyaman dan aman karena tank elpiji massal dapat digunakan untuk menyimpan bahan bakar dan pemakai juga mudah mengisi bahan bakar saat gas habis.
Dia menambahkan, untuk kenyamanan dan amannya menggunakan tabung gas elpiji tiga kg, maka pemakai harus memastikan tabung tidak dekat dengan nyala api terbuka, memeriksa tombol kompor dan regulator yang dipasang dalam posisi tertutup dan mencegah selang gas tidak terkena nyala api atau terkena barang tajam yang mengakibatkan robeknya selang.
(T.KR-ACO/I006)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
