Logo Header Antaranews Makassar

Prolegda 2011 Direncanakan Separuh Inisiatif DPRD

Sabtu, 13 November 2010 00:14 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan merencanakan separuh dari Program Legislasi Daerah di 2011 adalah inisiatif dari lembaga legislatif.

"Rencana prolegda kita di 2011 tetap sama seperti di 2010. Namun komposisinya yang kemungkinan berubah yakni 50 persen adalah inisiatif DPRD," kata Ketua Badan Legislasi Daerah Sulsel, Muchlis Panaungi di Makassar, Jumat.

Pada 2010 terdapat 12 prolegda Sulsel diluar perda APBD dan BUMD, empat diantaranya adalah perda prakarsa DPRD, sementara sembilan adalah usulan eksekutif.

Menurut Muchlis, keinginan menyeimbangkan perda inisiatif dan perda usulan eksekutif didasarkan pada wewenang DPRD yang memiliki fungsi legislasi atau membuat undang-undang.
Menjelang akhir 2010 baru delapan prolegda yang berhasil dituntaskan, enam diantaranya perda usulan eksekutif, sedangkan untuk perda inisiatif baru dua yakni perda pelayanan publik dan perda penanganan dan penanggulangan bencana.

Muchlis yang juga anggota fraksi PAN menyebut, dari empat prolegda yang belum diselesaikan, cuma prolegda inisiatif DPRD, perda perlindungan pangan sehat yang akan dibahas di APBD perubahan 2011, mengingat waktu sangat sempit.

"Hanya satu yang masih bisa dilaksanakan, kita prioritaskan perda inisiatif. Yang usulan eksekutif akan masuk dalam prolegda 2011," jelasnya.

Saat ini DPRD dan Pemprov Sulsel baru memulai pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2011 yang direncankan ditetapkan 9 Desember, sedang penetapan APBD 2011 direncanakan 23 Desember. (T.pso-099/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026