Logo Header Antaranews Makassar

Sulteng Peroleh Subsidi Pupuk 44.167 Ton

Jumat, 13 Februari 2009 08:47 WIB
Image Print

Palu (ANTARA Sulsel) - Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 2009 memperoleh bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) khususnya pupuk bersubsidi sebanyak 44.167 ton.

Kepala Dinas Pertanian Sulteng Ir Abdullah Kawulusan di Palu, Jumat mengatakan pupuk bersubsidi itu meliputi jenis urea 32.500 ton, NPK 4.456 ton, ZA 3.404 ton, Superphos 2.307 ton, dan jenis organik 1.500 ton.

Pupuk bersubsidi tersebut untuk memupuk tanaman pangan pada musim tanan (MT) selama 2009.

Mekanisme penyaluran pupuk sekarang ini lebih diperketat, di antaranya melalui RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok).

Petani tidak boleh lagi membeli sendiri pupuk yang dibutuhkan, tetapi harus melalui kelompok tani di daerah masing-masing.

Untuk mendapatkan pupuk, kelompok tani terlebih dahulu mengajukan RDKK.

Selanjutnya distributor akan mengantarkan pupuk sesuai dengan kebutuhan hingga di lini IV. "Dahulu pendistribusian pupuk hanya sampai di lini III. Tetapi sekarang pupuk harus diantar langsung di lini IV (petani)," katanya.

Pada musim panen (MP) 2009 Pemprov Sulteng menargetkan pencapaian produksi padi sebanyak 1.007.000 ton GKG (gabah kering giling) atau meningkat sekitar 7,39 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, Kepala PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) Sardju Hardoyono menjamin stok pupuk mencukupi kebutuhan petani pada MT 2009. "Saya jamin stok pupuk tersedia dalam jumlah memadai," katanya.

Pihaknya saat ini masih memiliki stok pupuk urea di gudang sebanyak 7.000 ton lebih, atau cukup untuk memenuhi kebutuhan petani hingga dua bulan ke depan.

Pengadaan dan penyaluran pupuk di Sulteng hingga kini berjalan lancar.
(T.BK03/M008)