Logo Header Antaranews Makassar

Musim Tanam Picu Harga Beras Naik

Senin, 6 Desember 2010 13:58 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Musim tanam di sejumlah daerah sentra produksi beras di Sulawesi Selatan, memicu kenaikan harga beras di ah pasar tradisional Makassar dan tingkat penggilingan di daerah.

"Harga beras rata-rata naik Rp10 ribu per kemasan atau Rp500 per kilogram dari harga sebelumnya. Hal ini, karena sebagian besar petani memasuki musim tanam," kata salah seorang distributor beras H Ali di Pasar Terong Makassar, Senin.

Menurut Ali, pasokan beras berkurang, sementara permintaan dan kebutuhan cenderung tetap, sehingga pemicu harga beras di tingkat distributor dan pengecer naik.

Sebagai gambaran, lanjut dia, beras kepala kini dijual Rp7 ribu per kg dari harga sebelumnya Rp6.500 per kg.

Sementara beras medium yang umum dikonsumsi masyarakat di daerah ini, semula hanya Rp5.500 per kg kini naik menjadi Rp6.000 per kg.

Hal senada dikemukakan pengecer beras di Pasar Pannampu, Makassar H Mahmud.

Menurutnya, sejak beberapa hari terakhir harga beras untuk semua jenis mengalami kenaikan rata-rata Rp500 per kg. Khusus beras kemasan 25 kg, kenaikannya mencapai Rp10 ribu per karung.

"Biasanya setiap tahun ketika memasuki Desember sejumlah daerah penghasil beras telah memasuki musim tanam, dan otomatis belum ada produksi, sehingga itu dapat mempengaruhi harga beras," katanya.

Pernyataan itu dibenarkan salah seorang pemilik penggilingan di Kabupaten Maros, H Muttalib.

Menurut dia, setelah musim panen dan memasuki musim tanam, dipastikan harga beras selalu mengalami kenaikan.

"Harga beras untuk masing-masing jenis, saat ini rata-rata naik Rp500 per kg," ujarnya.
(T.S036/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026