Logo Header Antaranews Makassar

Kampanye Sembako Murah Rugikan Petani

Kamis, 19 Februari 2009 15:58 WIB
Image Print

Jeneponto, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menyatakan bahwa isu sembako murah yang selalu didengung-dengunkan dalam kampanye politik, justru merugikan kaum tani dan dianggap tidak pro rakyat.

"Sembako murah berarti harga beras turun. Dan itu sangat merugikan, khususnya bagi petani," katanya di depan 500 petani Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, saat mengukuhkan 17 pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKS di wilayah tersebut, Kamis.

Menurutnya, pemerintah dan calon pemerintah justru harus memberikan harapan optimis kepada petani dengan mengkampanyekan harga komiditas yang layak.

Selain itu, pemerintah juga harus memberikan perhatian lebih kepada bidang pertanian sebab 60 persen penduduk Indonesia adalah petani

"Untuk meningkatkan penghasilan petani, yang harus dilakukan adalah meningkatkan produksi karena lahan pertanian terbatas. Bukan justru berlomba-lomba berkampanye menurunkan harga hasil produksi tani," ujarnya.

Anis juga menekankan bahwa semua kebutuhan petani, seperti pupuk dan tenaga ahli di bidang pertanian harus disubsidi oleh pemerintah.

Dalam kegiatan pengukuhan tersebut, Anis Matta juga meluncurkan program pengembangan kelompok tani, yang ditandai dengan penyerahan traktor kepada kelompok tani yang ada di Kelurahan Bontobiraeng, Kec. Bontonompo.

Pada akhir kegiatan, Anis mengingatkan bahwa PKS adalah partai yang memiliki banyak tenaga ahli di bidang pertanian, salah satunya Mentan Anton Aprianto.

Menurutnya, keseriusan partai berlambang bulan sabit kembar itu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, sudah dibuktikan dengan karya nyata sejumlah kadernya di pemerintahan.

(T.PK-AAT/S016)