Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel Prioritaskan Pembangunan Pendidikan

Rabu, 5 Januari 2011 14:43 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Pemprov Sulsel memrioritaskan pembangunan di bidang pendidikan dibandingkan pembangunan fisik, kata Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Rabu, saat ditanya mengenai target kemajuan pembangunan Center Point of Indonesia (CPI) pada 2011.

"Biarlah berjalan, tidak harus dilihat fisik. Membangun itu adalah suasana dan kalau saya mau membangun gedung tinggi, berhenti saja pendidikan gratis. Bukan gedung, tapi manusianya yang dibangun, jadi pendidikan yang penting," katanya.

Prioritas pembangunan di bidang pendidikan ini menjadi alasan mengapa Pemprov Sulsel setiap tahun tetap menjalankan program beasiswa doktoral.

Menurutnya, jika memang pembangunan fisik yang menjadi prioritas anggaran program pendidikan yang bernilai ratusan miliar rupiah dapat dengan mudah digunakan untuk membangun banyak gedung tinggi.

Ia menjelaskan, tujuan dasar pembangunan CPI adalah untuk mengurangi abrasi di Pantai Losari, memenuhi kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka yang lebih besar dari Lapangan Karebosi dan sebagai pusat aktivitas pemerintah pusat saat berada di Sulsel dengan kehadiran Wisma Negara.

"Tadi tadinya presiden sudah setuju dengan rencana pembangunan wisma negara tersebut. Tapi dibicarakan lagi dan akhirnya jadi penggodokan yang sangat panjang. Minimal ada menteri yang dapat berkantor di sini tidak selalu di Jakarta tapi akhirnya jadi pikiran politik," jelasnya.

Pada intinya, ia mengharapkan, pinggiran pantai tersebut menjadi milik rakyat. Upaya-upaya reklamasi boleh saja dilakukan tapi ujungnya tetap untuk kepentingan rakyat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sulsel Tan Malaka Guntur, mengatakan, pemerintah menargetkan jembatan penghubung di kawasan tersebut harus sudah rampung pada 2011.

Proyek yang masuk pada pengembangan kota terpadu Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar (Mamminasata) diharapkan telah memperlihatkan satu wujud nyata pada 2012 mendatang. "Gubernur harap pada 2012 ada yang jadilah," ujarnya.(T.KR-RY/M027)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026