Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur Sulsel Minta Satpol PP Hindari Kekerasan

Sabtu, 19 Maret 2011 21:13 WIB
Image Print

Bone, Sulsel (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menghindari kekerasan dalam menjalankan tugas.

Hal tersebut disampaikan gubernur pada puncak peringatan hari ulang tahun Satpol PP ke-61 di Lapangan Merdeka Watampone Kabupaten Bone, Sabtu.

Permintaan gubernur tersebut sangat relevan dengan peristiwa bentrokan antara Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Satpol PP dengan mahasiswa pada Kamis(17/3) atau dua hari sebelum peringatan hari jadi satuan perangkat pemerintah daerah ini.

Sejumlah PNS dan belasan anggota Satpol PP yang bertugas di Kantor Gubernur Sulsel terlibat bentrokan dengan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Lembaga Mahasiswa Universitas Hasanuddin.

Unjuk rasa menuntut penghentian pembangunan taman wisata Gowa Discovery Park di kawasan cagar budaya Benteng Somba Opu dan berujung pada diamankannya empat orang pengunjuk rasa oleh polisi.

Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang dibacakan oleh gubernur, jajaran Satpol PP diminta mampu menunjukkan kinerja yang optimal dengan tugas pokok yang diembannya yaitu penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. "Jangan ada kesan Satpol PP tidak profesional dalam pelaksanaan tugas," ujarnya.

Sementara itu, rangkaian upacara peringatan hari jadi dimeriahkan dengan lomba parade pasukan yang diikuti 1.500 anggota Satpol PP dari seluruh kabupaten dan kota se- Sulsel.

Parade Pasukan Kabupaten Maros berhasil meraih juara pertama dan memperoleh dana pembinaan sebesar Rp30 juta.

Kemudian disusul oleh Kota Makassar yang memperoleh dana pembinaan Rp20 juta serta Juara III diraih Kabupaten Luwu dengan dana pembinaan Rp10 juta.(T.KR-RY/M019)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026