Logo Header Antaranews Makassar

Harga Ikan Basah di Majene Melonjak

Minggu, 24 April 2011 20:39 WIB
Image Print

Majene (ANTARA News) - Harga ikan laut basah di sejumlah pasar tradisonal di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, terus melonjak karena cuaca buruk dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan hasil tangkapan nelayan terus menyusut.

Herlina Husain, salah seorang ibu rumah tangga di Lingkungan Tanjung Batu, Kelurahan Binanga, Kecamatan Banggae di Majene, Minggu mengatakan, harga ikan laut basah yang dijualkan pedagang sangat mahal yang dimungkinkan karena pasokan ikan mengalami penurunan.

"Sudah sepekan terakhir ini harga ikan laut basah mahal. Ini karena hasil tangkap para nelayan berkurang setelah daerah ini sempat dilanda cuaca buruk," ujarnya.

Dikatakan, harga ikan jenis Cakalang saat ini menjadi Rp7.500 ekor dari harga biasanya Rp5000 per ekor.

Sedangkan untuk harga ikan Layang juga bergerak naik dari harga Rp3500 per ekor kini menjadi mahal Rp5000 per ekor.

"Rata-rata harga ikan laut basah mengalami lonjakan termasuk jenis Katombo kini menjadi Rp2500 per ekor kini menjadi Rp3000 per ekor,"terangnya.

Satu-satunya harga ikan basah yang relatif stabil kata dia, yakni ikan basah air tawar seperti Ikan Bolu saat ini tetap Rp10.000 per lima ekor.

Herlina mengemukakan, mahalnya harga ikan ini memaksa dirinya berhenti mengonsumsi ikan dengan beralih mengonsumsi tahu, tempa maupun telur sebagai pengganti ikan.

"Untuk sementara terpaksa hanya mengonsumsi tahu maupun tempe sembari menunggu turunnya harga ikan,"tutur dia.

Hal senada dikatakan, Ramiah, salah seorang ibu rumah tangga lainnya juga mengeluhkan naiknya harga ikan.

"Sepekan terakhir ini harga ikan melambung tinggi akibat cuaca buruk yang melanda perairan Majene sehingga memicu sulitnya pasokan ikan di sejumlah pasar,"urainya.

Ia mengatakan, meski harga ikan malambung tinggi, dirinya tetap membeli pasokan ikan namun jumlahnya dibatasi.

Dia berharap, kondisi cuaca di perairan Selat Makassar kembali membaik sehingga harga ikan yang dijualkan pedagang kembali stabil.(T.KR-ACO/M019)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026