
Kadir Halid Diusulkan Jadi Anggota Exco PSSI

Makassar (ANTARA News) - Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulawesi Selatan mengusulkan Kadir Halid sebagai calon anggota komite eksekutif (Exco) PSSI periode 2011-2015.
Kadir yang saat ini menjabat Ketua PSSI Pengprov Sulsel di Makassar, Selasa, mengatakan dirinya masuk dalam tiga nama bakal calon pengurus PSSI yang dicalonkan dari daerah ini.
"Pengrov sudah mengajukan tiga nama ke Jakarta, satu untuk calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan saya di jajaran exco. Kemarin dikirim, saat pendaftaran terakhir," kata adik kandung Nurdin Halid ini.
Menurut dia, dirinya sudah memenuhi syarat untuk mencalonkan diri jadi pengurus PSSI mengisi satu tempat dari sembilan kursi Exco yang diperebutkan, karena sudah mengantongi dukungan minimal satu suara.
Hanya saja, Kadir enggan menyebut dua nama yang diajukan Pengprov Sulsel untuk posisi ketua umum dan wakil ketua umum periode 2011-2015.
Disinggung mengenai kemungkinan dua putra Sulsel yang mencalonkan diri di barisan ketua umum yakni Diza Rasyid Ali dan Erwin Aksa, Kadir malah bungkam.
"Saya tidak mau berkomentar soal itu, masih dirahasiakan, yang jelas sudah kita kirim tiga nama," ucapnya dan menambahkan, Diza dan Erwin sama-sama memiliki kapabilitas untuk memimpin PSSI.
"Keduanya punya potensi dan sama-sama menguasai sepak bola," ucapnya.
Kadir yang juga anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Golkar, yakin mampu lolos dari verifikasi yang dilaksanakan sampai 29 April oleh panitia pemilihan, Komite Normalisasi.
Ia juga sependapat dengan keputusan FIFA yang mencekal empat nama dari pencalonan exco PSSI yakni, Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Panigoro.
Kongres untuk memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Exco FIFA dijadwalkan 20 Mei. Agenda proses verifikasi bakal calon berakhir pada 29 April 2011. Untuk proses Banding 29 April hingga 5 Mei 2011 dan "final list" pada 13 Mei. Sementara undangan untuk peserta akan disampaikan pada 1 Mei. (T.KR-AAT/T009)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
