
Calon Incumbent DPD Sulsel Bertarung Alot

Makassar (ANTARA Sulsel) - Empat incumbent calon Dewan Pewakilan Daerah (DPD) dari daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang kembali bertarung pada Pemilu 2009 akan mendapat pesaing alot untuk merebut kursi di Senator.
Incumbent calon DPD H M Aksa Mahmud di Makassar, Rabu, mengatakan, meski berpeluang terpilih kembali, namun pada pemilu tahun ini akan terjadi persaingan yang cukup alot.
Dari 34 calon DPD Dapil Sulsel yang tampil bertarung di arena Pemilu 2009 hanya empat orang akan duduk di kursi Senator, ujarnya.
Untuk meraih dukungan dari calon pemilih, Aksa telah membentuk tim pemenangan hampir disemua kabupaten dan kota di Sulsel dengan basis wilayah Bone, Soppeng dan Wajo (Bosowa) serta kawasan Ajatappareng, Barru, Parepare, Sidrap dan Pinrang.
Selain membentuk tim pemenangan, Aksa juga gencar melakukan safari ke daerah bersilaturahmi dengan pemerintah setempat maupun menemui puluhan ribu karyawan dari berbagai perusahaan yang bernaung dibawah bendera Bosowa Grup, perusahaan milik Aksa.
Aksa yang juga adalah Wakil Ketua MPR RI bersama tim pemenangnya menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW diberbagai daerah sebagai upaya sosialisasi diri calon anggota DPD dari Dapil Sulsel.
Aksa bersama, wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang dan Ketua DPD Partai Golkar Sulsel Ilham Arif Siradjuddin menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Jamaah Khalwatiyah Samman di Maros, Selasa (17/3).
Hanya Aksa calon anggota DPD yang mendapat undangan menghadiri perayaan Maulid tersebut karena salah satu perusahaan milik Bosowa Grup yakni PT Semen Bosowa berlokasi di Maros, ujar tim pemenangan Aksa, Eka Firman.
Selain Aksa, dengan nomor urut 23, tiga incumbent yakni Azis Kahar Mudzakkar (1), Ishak Pamumbu Lambe (17) dan Bunyamin Bura (15) juga melakukan kampanya ke sejumlah daerah, begitupula dengan 30 calon lainnya.
(T.S016/E001)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
