Logo Header Antaranews Makassar

Dewan Inginkan Dirut PT Tonasa Putra Daerah

Rabu, 15 Juni 2011 13:31 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - DPRD Sulawesi Selatan menegaskan bahwa figur Direktur Utama PT Semen Tonasa seharusnya tetap dijabat putera daerah namun bukan pejabat lama HM Sattar Taba.

"Pak Sattar kan sudah dua kali terpilih. Selanjutnya kasih kesempatan pada orang lain, tapi tetap harus putra daerah," kata Anggota Komisi E DPRD Sulsel Adnan Purichta Ichsan di Makassar, Rabu.

Menurutnya, dengan menunjuk putera daerah sebagai pemimpin pabrik semen terbesar di Kawasan Timur Indonesia itu, rasa memiliki dan tanggung jawab akan tinggi.

Ia setuju dengan pernyataan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo beberapa waktu lalu yang menolak direksi di luar Sulsel.

Syahrul memberi contoh nasib Pabrik Kertas Gowa di Kabupaten Gowa yang saat ini sudah terbengkalai dan tidak beroperasi sama sekali.

"Coba lihat pabrik kertas Gowa, begitu ditinggalkan langsung tidak berjalan. Kalau putera daerah, mudah kita tuntut tanggung jawaban," katanya.

Adnan berharap, tarik ulur pejabat yang akan mengisi posisi direktur utama antara pemilik saham PT Semen Gresik dengan Pemerintah Provinsi Sulsel segera dihentikan.

Sebab akibatnya, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang seharusnya sudah terlaksana sejak bulan April telah mengalami penundaan beberapa kali.

Sementara itu, Khaeruddin Elu, Ketua Angkatan Muda Pro Demokrasi (AMPD) Sulsel mengatakan, Semen Tonasa harus dipimpin orang profesional.

Uji publik bisa dilakukan, sehingga kalau ada yang lebih baik dari Sattar Taba, maka peluang sebaiknya diberikan pada figur tersebut.
"Kita tidak bicara orang lokal atau bukan. Tapi bagaimana mereka mensejahterakan masyarakat setempat. Yang kita tuntut kan profesionalitas, karena kita juga berbicara sosial, bukan hanya profit," ujarnya.

Terkait dengan dinilai tidak bertanggungjawabnya figur dari luar Sulsel seperti yang terjadi di Pabrik Kertas Gowa (PKG), Khairuddin mengatakan, itu hanya satu contoh yang tidak bisa digeneralisasikan ke semua badan usaha yang ada di daerah ini. (T.KR-AAT/R007)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026