
DPRD Minta PU Makassar Segera Benahi Drainase

"Sebaiknya pengerukan dan perbaikan drainase saat kemarau ini dan lebih dimaksimalkan dari tahun sebelumnya," kata anggota DPRD Makassar Komisi C bidang Pembanguan, Imran Tenri Tata Amin Syam, di Makassar, Jumat.
Kendati demikian, kata Imran, tidak perlu membahas drainase terlalu jauh tetapi pada intinya setiap jalan harus terintegrasi dengan drainase dan bagaimana peran Pemerintah Kota Makassar menghadapi musim hujan mendatang.
Putra mantan Gubernur Sulsel ini menyebutkan, panjang drainase di kota Makassar sekitar 3.000 kilo meter dengan pembagian 1.500 kilo meter sebelah kiri dan 1.500 kilo meter bagian kanan.
"Daerah Kecamatan Biringkanaya yang paling memerlukan pengerukan sebab derah tersebut berada di daerah datatan rendah," katanya.
Anggota lain, Mudzakkir Ali Djamil, mengkhawatirkan sendimen tanah pada sejumlah drainase yang tersebar di beberapa titik Kota Makassar.
"Hari ini saya melakukan pengamatan terhadap proses pengerukan drainase di beberapa ruas jalan yang dilaksanakan oleh dinas PU. Saya mencoba melihat secara langsung pelaksanaan pengerukan di jalan Monginsidi Baru dan Pelita Raya Tengah, ternyata kerukan sedimentasi saluran drainase di titik itu sangat banyak," katanya.
"Genangan air dimana-mana diakibatkan aliran drainase yang terhambat oleh sedimentasi dan sampah, termasuk juga pembangunan Ruko tanpa perencanaan. Kalau seperti ini kondisinya resiko banjir sangat besar sebagaimana yang sering terjadi hampir tiap tahun di Kota Makassar." katanya.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
