
DPRD : Banyak Dana Mengendap di Kas Daerah

Mamuju (ANTARA News) - Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat, H. Abidin Abdullah, menyatakan, banyak dana yang tidak dimanfaatkan atau mengendap di kas daerah tanpa digunakan secara maksimal.
"Pada bulan-bulan tertentu terkadang banyak dana yang belum terpakai lebih dari satu bulan di kas daerah yang jumlahnya cukup besar. Kami menyarankan sebaiknya dana tersebut disimpan pada Bank Pemerintah dalam bentuk deposito berjangka sehingga suku bunganya akan menjadi penambahan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibandingkan jika dana itu mengendap melebihi satu bulan," kata Abidin di Mamuju, Jumat.
Menurutnya, komisi II sangat mendorong agar dana kas daerah tersebut diamankan di bank pemerintah sepanjang tidak melanggar ketentuan perundang-undagan yang berlaku.
Karena itu kata dia, rencana alokasi anggaran untuk penyertaan modal ke PT Bank Sulselbar seharusnya telah dilaksanakan pada tahun anggaran 2012 yang akan datang.
"Saya rasa pemerintah harus menyertakan modal ke Bank Sulselbar sebagai salah satu cara untuk mendapatkan sumber PAD,"terangnya.
Untuk itu kata dia, pihaknya menyarankan agar penyusunan rancangan peraturan daerah (Ranperda) penyertaan modal yang sementara dalam tahap pembahasan antara eksekutif dan legislatif dapat disahkan tepat waktu.
"Kita harap ranperda yang sementara dalam tahap pembahasan tersebut dapat terealisasi dengan baik sehingga pada tahun anggaran 2012 pemerintah telah dapat menyertakan modal ke Bank Sulselbar, "jelasnya.
Abidin mengatakan, kehadiran bank Sulselbar tersebut harus dimanfaatkan pemerintah agar aktivitas bank tersebut dapat menambah sektor pendapatan yang telah ditargetkan dalam APBD Sulbar.
"Pemerintah harus mengalokasikan anggaran penyertaan modal di bank tersebut agar kehadiran bank tersebut dapat menambah pendapatan daerah dalam APBD Provinsi Sulbar,"katanya.
Menurut dia, pemerintah harus segera mendukung penetapan ranperda penyertaan modal di bank Sulselbar karena dengan begitu maka pendapatan daerah di Provinsi Sulbar akan meningkat,"katanya.
Olehnya itu, guna mempercepat pengesahan ranperda penyertaan modal maka pihak eksekutif pun harus memperlihatkan keseriusannya dalam menyusun ranperda itu sendiri. (T.KR-ACO/S016)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
