
Gula Rafinasi Luar Sulsel Marak Beredar

Dari pantauan sejumlah pasar tradisional di Makassar, Jumat, seperti pasar terong, pasar Pannampu, dan pasar Pabaeng-baeng ditemukan beberapa pedagang menjual gula rafinasi dikemas dalam wadah plastik dengan takaran setengah kilogram hingga satu kilogram.
"Sudah biasa kami jual gula seperti ini, banyak permintaan dari pembeli. Alasan mereka gula lebih bersih dan putih dibanding gula yang dihasilkan Kabupaten Takalar dan Bone," ucapnya.
"Permintaan tinggi dan lebih banyak pembeli membeli gula ini karena harga lebih murah dan terjangkau," katanya.
Dari beberapa gula rafinasi ditemukan berbagai merek seperti yang merek SUJ (Sentral Usahatama Jaya) dari Cilegonn, GKR (Gula Kristal Rafinasi) dari perusahaan PT Angel Products Bojonegoro dan beberapa lainnya asal luar Sulsel.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perdagangan dan Perindustrian nomor 527/MPT/KET/9/2004 disebutkan peredaran gula rafinasi hanya diperuntukkan bagi industri makanan dan minuman termasuk farmasi, dan tidak diperuntukkan bagi rumah tangga.
Pemerintah Kota Makassar dan Sulsel dinilai lalai dalam hal pengawasan peredaran gula rafinasi di sejumlah pasar tradisional.
(T.KR-DF/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
