
Persediaan Cadangan Beras Sulsel 75 Ton

Makassar (ANTARA News) - Persediaan cadangan beras Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 2012 dialokasikan sebanyak 75 ton, kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel Asri Agung Pananrang di Makassar, Selasa.
Ia menjelaskan, persediaan cadangan beras tersebut dialokasikan oleh pemerintah provinsi sehingga jika sewaktu-waktu dibutuhkan tinggal meminta persetujuan gubernur.
"Ini mempersingkat mekanisme penyaluran karena selama ini cadangan pangan disalurkan dari pusat melalui provinsi kalau ada sesuatu kita minta izin dulu dari pusat," ujarnya.
Persediaan cadangan pangan ini, lanjutnya, juga akan dimanfaatkan untuk melakukan stabilisasi harga jika terjadi gejolak harga beras melalui kerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk pengamanannya.
Sulsel, merupakan satu dari enam provinsi yang diujicoba oleh pemerintah untuk menyediakan cadangan beras secara mandiri mulai tahun ini. Hingga 2011, cadangan beras masih dialokasikan oleh pemerintah pusat yang disalurkan ke provinsi dan kabupaten.
"Sekarang ini cadangan milik provinsi. Enam provinsi memperoleh alokasi anggaran pembinaan dari pusat sekitar Rp200 juta untuk pembinaan, pengendalian monitoring," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sulsel menyiapkan anggaran sekitar Rp500 juta untuk menyiapkan persediaan cadangan beras sebanyak 75 ton tersebut.
"Persediaan ini dapat digunakan hingga akhir 2012. Jika sampai akhir 2012 persediaannya tidak habis akan dialihkan menjadi persediaan cadangan 2013, tinggal ditambahkan kekurangannya dari pemerintah provinsi," jelasnya yang menambahkan cadangan beras ini rencananya akan disimpan di gudang Bulog.
(T.KR-RY/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
