Logo Header Antaranews Makassar

BMKG : Sulbar Berpotensi Puting Beliung

Senin, 30 Januari 2012 15:56 WIB
Image Print

Majene (ANTARA News) - Pihak Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Barat di Kabupaten Majene, Senin, meminta warga Sulbar waspada sebab diperkirakan sepekan ke depan terdapat potensi puting beliung pada lima kabupaten di Sulbar.

Prakirawan BMKG Sulbar, Arman di Majene, mengatakan beberapa hari terakhir terjadi peningkatan suhu, khususnya di permukaan laut yang diperkirakan mencapai batas maksimun sekitar 35,5 derajat celsius dan memicu pembentukan awan comulinimbus.

Awan comulinimbus merupakan pemicu munculnya puting beliung dan yang perlu lebih diwaspadai adalah di sepanjang kawasan pesisir Sulbar, utamanya di Kabupaten Polewali Mandar dan Majene yang sering terjadi puting beliung dan merusak rumah warga.

"Kami tidak bisa memastikan potensi tersebut akan terjadi kapan, yang jelasnya dalam beberapa sepekan ke depan peningkatan awan comulinimbus memiliki potensi munculnya angin puting beliung. Kami berharap, puting beliung yang terjadi tidak memberikan dampak signifikan," jelasnya.

Arman juga mengatakan, potensi puting beliung akan disertai oleh hujan ringan dan hujan sedang yang bisa terjadi pada lima kabupaten di Sulbar, setelah suhu panas beberapa hari sebelumnya meningkat secara drastis.

Dikatakan, potensi puting beling dalam beberapa bulan ke depan juga masih terdapat di kawasan Sulbar. Potensi itu disebabkaan oleh peralihan musim hujan ke musim panas.

"Ini merupakan fenomena alam yang wajar. Setiap terjadi peralihan cuaca pasti akan disertai dengan cuaca buruk seperti puting beliung. Kami hanya berharap agar seluruh warga di Sulbar untuk tetap waspada tanpa harus khawatir setiap saat atas prediksi ini," tutrnya.

Menurut Arman, potensi munculnya puting beliung pada beberapa kawasan di Sulbar, khususnya di wilayah Polman dan Majene bisa terjadi pada siang hingga sore hari.

Secara terpisah, sebuah kapal motor milik nelayan di Lingkungan Pangaliali Kalurahan Pangaliali Kaecamatan Banggae, Majene, tenggelam dan diperkirakan akibat dihempas gelombang dan diterpa angin kencang.

Untungnya, dalam kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa sebab tidak ada awak saat kapal motor tenggelam dan pemiliki serta sejumlah warga telah mengevakuasi kapal tenggelam tersebut. (T.KR-AAT/M019)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026