
Balitbangda Teliti Kinerja Guru Setelah Disertifikasi

Makassar (ANTARA News) - Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penelitian untuk mengevaluasi kinerja guru setelah lulus program sertifikasi.
Kepala Balitbangda Provinsi Sulsel Idrus Hafid di Makassar, Selasa, menjelaskan, penelitian untuk mengevaluasi kinerja guru setelah sertifikasi menjadi salah satu program prioritas pada 2012.
Ia mengatakan, parameter yang telah ditetapkan dalam penelitian tersebut di antaranya adalah kualitas guru dalam mengajar anak didiknya dan jalur guru dalam memperoleh sertifikat.
"Jalur sertifikasi guru ada yang melalui pelatihan satu minggu ada juga sampai tiga atau empat bulan," ujarnya.
Parameter lainnya yang akan digunakan dalam penelitian adalah guru mana yang menerima sertifikasi apakah guru kelas atau guru bidang studi.
Ia menegaskan, penelitian ini akan dilakukan dengan metode studi kasus setelah memperoleh masukan dari Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI) dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulsel.
Sebelumnya, Balitbangda akan melakukan penelitian dengan mengambil contoh di empat kabupaten yakni Jeneponto, Luwu, Palopo dan Sidrap untuk mewakili provinsi. "Jadi ini studi kasus bukan kondisi keseluruhan di Sulsel," ujarnya.
Studi kasus dikerjasamakan dengan Universitas Islam Makassar (UIM) dengan alasan untuk menjaga independensi karena UIM sama sekali tidak terlibat dalam sertifikasi guru.
Berdasarkan data PGRI, jumlah guru di Provinsi Sulsel sebanyak 83 ribu orang, 23 ribu guru di antaranya telah lulus sertifikasi. (T.KR-RY/N002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
