
Jenazah dua prajurit marinir korban penembakan KKB dievakuasi ke Timika
Minggu, 27 Maret 2022 14:28 WIB

Jayapura (ANTARA) - Jenazah dua anggota marinir yang tergabung dalam Satgas Mupe dan menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal bersenjata (KKB), dievakuasi dari Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga ke Timika, Papua, Minggu (27/3).
"Memang benar dua jenazah dari Yonif Marinir-3 yang meninggal dalam baku tembak dengan KKB, Sabtu (26/3) petang, dan kini sudah dievakuasi ke Timika, sekitar pukul 08.30 WIT menggunakan helikopter," kata Kapolres Nduga AKBP Komang Budhiarta kepada ANTARA..
Dia menyebutkan dua jenazah yang dievakuasi masing-masing Letda Marinir Muhammad Ikbal dan Pratu Marinir Wilson Anderson Here.
Berdasarkan laporan yang diterima, penyerangan KKB ke Pos Satgas Mupe di Kwareh Bawah dipimpin Egianus Kogoya yang membawa senjata pelontar granat (GLM).
Serangan dari KKB yang terjadi Sabtu (26/3) petang, sekitar pukul 17.45 WIT itu dilakukan dari dua arah dan membawa senjata api yang mereka miliki.
Selain itu, serangan KKB juga menyebabkan delapan personel marinir dilaporkan terluka dan mereka sudah dievakuasi ke Kotis Marinir di Kenyam.
Ketika ditanya kondisi Kenyam, AKBP Komang Budhiarta mengakui relatif kondusif walaupun pada Minggu dini hari sempat terdengar bunyi tembakan .
"Masyarakat lebih memilih berdiam di dalam rumah," kata AKBP Komang Budhiarta.
Pewarta : Evarukdijati
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
