
Sulbar Minta Pencairan Dana MP3EI Dipercepat

Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meminta dana program Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) minta disalurkan secepatnya karena sangat dibutuhkan untuk pembangunan.
"Sulbar mendesak pemerintah di tingkat pusat untuk mempercepat penyaluran dana MP3EI karena sudah sangat dibutuhkan untuk melaksanakan pembangunan," kata Kepala Biro Humas Pemprov Sulbar Abdul Rasyid di Mamuju, Minggu.
Ia mengatakan, pemerintah pusat sudah mencairkan anggaran MP3EI untuk sejumlah provinsi di Indonesia timur seperti Papua dan Maluku, sementara Provinsi yang ada di Sulawesi termasuk Sulbar belum menerima anggaran itu.
"Ini tidak adil, mestinya Sulbar sebagai salah satu daerah tertinggal di Indonesia butuh percepatan sentuhan pembangunan dengan diperlakukan sama seperti daerah yang ada di Indonesia lainnya, dengan diberikan secepatnya dana MP3EI untuk membangun infrastruktur yang sangat dibutuhkan bagi peningkatan pembangunan," katanya.
Karena itu, dia mendesak pemerintah pusat segera memberikan dana MP3EI untuk Sulbar agar masyarakat secepatnya dapat merasakan dampak pembangunan. Sulbar sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 11.9 persen atau tertinggi kedua di Indonesia setelah Papua Barat diharapkan dapat meningkatkan prestasi pembangunannya.
"Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh sudah ke Jakarta mengurus dana MP3EI Sulbar. Seharusnya itu diperhatikan pemerintah pusat bahwa pemerintah di Sulbar tidak main-main dalam membangun daerahnya agar maju dan berkembang setara dengan daerah lainnya di Indonesia," katanya.
Ia mengatakan, program MP3EI yang digagas di Sulbar telah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat melalui Bappenas dan Sulbar akan diberikan dana MP3EI sekitar Rp1,4 triliun.
"Sulbar masuk dalam kategori klaster kedua sebagai daerah yang menjadi prioritas untuk mendapatkan alokasi dana dari program MP3EI yang digagas pemerintah pusat. Sejumlah Provinsi masuk dalam klaster pertama diantaranya Papua, Maluku, Maluku Utara, Nusa, Tenggara Barat," katanya.
Menurut dia, alokasi dana MP3EI di antaranya akan digunakan untuk melaksanakan pengembangan kawasan ekonomi khusus di daerah Belang-Belang Kabupaten Mamuju, pembangunan industri rotan, pengembangan industri kakao dan pembangunan akses jalan.
Selain itu juga untuk pembangunan irigasi dan bendungan, peningkatan fasilitas Bandar Udara Tampapadang di Mamuju, pembangunan Bandar Udara Sumarorong Kabupaten Mamasa, pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Regional Sulbar.
Kemudian pembangunan gedung rektorat dan fasilitas perkuliahan Unsulbar dan pembangunan depot BBM di Mamuju.
Di samping itu juga finishing anjungan pantai Manakarra Mamuju, pembangunan pelabuhan perikanan nusantara di Palipi Majene, pembangunan PLTA Karama di Mamuju dan pengembangan dermaga III Pelabuhan Belang-Belang di Mamuju. (T.KR-MFH/S023)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
