Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur Maluku akan Melepas Kontingen Pesparawi

Rabu, 27 Juni 2012 12:31 WIB
Image Print
Ambon (ANTARA News) - Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu akan melepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) dari daerahnya pada 29 Juni untuk mengikuti perlombaan tingkat nasional ke-10 di Kendari, Sulawesi Tenggara, 3 - 11 Juli 2012.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Maluku, Polly Kastanya kepada ANTARA di Ambon, Rabu, mengatakan, kontingen yang berjumlah 213 orang terdiri atas peserta dan pelatih itu selanjutnya akan bertolak ke Kendari pada 1 Juli.

"Kontingen kita akan menggunakan penerbangan pagi. Saya sendiri yang akan mengantar. Persiapan kami sudah maksimal," kata Polly Kastanya.

Ia meminta dukungan dari semua warga Maluku agar tim Pesparawi dari daerah yang terkenal dengan budaya pela gandong itu dapat mempertahankan prestasi juara umum yang sudah tiga kali berturut-turut diraih.

"Selain itu, target kami juga bisa menjadi tuan rumah pada Pelaksanaan Perpawawi Nasional XI tahun 2015. Karena itu kami akan menunjukan performa dan kualitas terbaik di Kendari serta yang terpenting mengangkat puji-pujian kepada Tuhan," katanya.

Sebelumnya pada Selasa (26//7), Kasi Penyuluhan dan Ganis Keagamaan Bidang Bimas Kristen Kementerian Agama Kantor Wilayah Maluku, Jantje Pattikawa mengatakan, para peserta kontingen saat ini sedang dilatih di pusat latihan atau trainning centre (TC) di Waimahu, Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Ambon.

"TC telah berlangsung sejak 28 Mei dan akan berakhir besok (Kamis)," kata Jantje Pattikawa.

Ia mengatakan, persiapan para peserta untuk mengikuti lomba dimulai sejak berakhirnya penyelenggaraan Pesparawi tingkat provinsi di Kabupaten Maluku Tengah pada Oktober 2011. Para pemenang dari setiap mata lomba tingkat provinsi itu serta merta menjadi peserta tingkat nasional ke-10 di Kendari.

"Pemenang lomba dalam Perparawi tingkat provinsi di Maluku Tengah menjadi peserta dari kontingen Maluku ke tingkat nasional. Cuma, untuk paduan suara dewasa campuran dan remaja campuran direkrut melalui audisi. Calon peserta dari 11 kabupaten/kota yang lolos audisi menjadi peserta kontingen," katanya.

Menurut dia, ada yang menarik dalam masa latihan para peserta itu sebelum mereka dikumpul di trainning centre di Waimahu yakni berlatih secara terpisah di kabupaten/kota masing-masing, namun seragam dan serempak.

"Mereka berlatih di daerah masing-masing dengan mendengarkan lagu dari CD (caset disc) yang diberikan tim pelatih. Itu uniknya latihan untuk menghemat biaya dan waktu, mengatasi luasnya wilayah Maluku yang terdiri dari gugusan pulau," ujar Jantje Pattikawa.

Saat ini Tim Pesparawi Maluku yang sedang mengikuti TC ditampung di rumah-rumah anggota jemaat gereja di Waimahu. Sementara tempat latihan mereka antara lain gedung Gereja Muhabet Jemaat Waimahu.

Panitia Pesparawi mengagendakan sejumlah kegiatan untuk jemaat Gereja Protestan Maluku Waimahu antara lain ibadah untuk kesiapan mental peserta kontingen, latihan olah vokal di sarana atau tempat-tempat yang sudah ditentukan dan "try out" pada pekan-pekan terakhir menjelang keberangkatan.

Pesparawi Nasional X akan berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 3 - 11 Juli 2012 dengan mempertandingkan 11 mata lomba dari katagori solo, vokal grup, paduan suara dan musik etnis.

Cabang-cabang dalam nyanyi solo meliputi remaja putra, putri, anak usia 7-9 tahun dan 10-13 tahun. Sedangkan paduan suara terdiri dari campuran dewasa, remaja/pemuda, anak, perempuan dan laki-laki.
(T.KR-RMY/Z002)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026