Logo Header Antaranews Makassar

Majene Terima Bantuan PLTS Senilai Rp2,7 Miliar

Senin, 19 November 2012 21:05 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menerima bantuan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) bagi warga di Desa Pamenggalang Kecamatan Sendana.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Majene, Ahmad Rafli Nur di Majene, Senin, menyebutkan bantuan tersebut akan dialokasikan kepada 150 kepala keluarga yang dianggap membutuhkan sarana penerangan di Desa Pamenggalang dengan mendirikan PLTS berkapasitas 15 kilowatt.

"Saat ini pihak ketiga sementara melakukan pemasangan PLTS sambil menunggu beberapa peralatan yang dibutuhkan tiba dari jakarta, diperkirakan pertengahan Desember tahun ini proses pengerjaannya sudah dapat direalisasikan 100 persen," katanya.

Dia mengaku, pemasangan PLTS di daerah terpencil merupakan program dari pemerintah pusat dan setiap tahun digulirkan. Majene dianggap beruntung karena tahun ini program tersebut bisa direalisasikan di salah satu desa yang memang dianggap membutuhkan sarana penerangan.

Rafli menuturkan, bantuan ini hanya direalisasikan pada dua kabupaten di Sulbar. Selain Majene, bantuan ini juga direalisasikan di Kabupaten Mamuju Utara sebab daerah itu juga memiliki beberapa kawasan yang juga belum mendapatkan fasilitas penerangan.

"Kami berharap bantuan ini memberi manfaat besar bagi warga setempat dalam menjalankan aktivitas mereka, khususnya ketika malam hari. Kebutuhan listrik bisa menjadi fasilitas penerangan, selain itu memberi manfaat perekonomian bagi warga," katanya.

Dia menginginkan, pemerintah pusat tetap memberi peluang bagi Majene untuk kembali mendapat bantuan yang sama sehingga kebutuhan penerangan warga di beberapa daerah terpencil bisa terpenuhi.

Hingga saat ini, kata dia, masih terdapat beberapa kawasan di Majene yang belum mendapatkan fasilitas penerangan dari pemerintah sebab sulitnya akses dan keterbatasan biaya untuk melakukan pemasangan jaringan ke beberapa tempat tersebut.

"Setidaknya, jika dilakukan pemasangan PLTS secara bertahap di beberapa lokasi yang sulit dijangkau oleh pemasangan listrik pemerintah, kebutuhan listrik warga bisa teratasi seluruhnya sebab belum tentu seluruh daerah tersebut mampu dijangkau jaringan listrik pemerintah akibat keterbatasan," kata Rafli. (T.KR-AHN/S023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026