Logo Header Antaranews Makassar

PPN Majene Butuh Dana Rp441 Miliar

Selasa, 27 November 2012 04:29 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat membutuhkan anggaran Rp441 miliar untuk membangun Pelabuhan Perikanan Nusantara di Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Ismail Zainuddin di Mamuju, Senin, mengatakan, Sulbar butuh anggaran mencapai Rp441 miliar dalam rangka membangun PPN di Kabupaten Majene yang akan dibangun dengan luas mencapai 30 hektare.

Ia mengatakan, PPN Majene sudah mulai dikerjakan tahun ini dengan melaksanakan program pematangan lahan untuk lokasi pembangunannya dengan terlebih dulu membebaskan lahan masyarakat.

Menurut dia, dana yang dibutuhkan sekitar Rp441 miliar untuk pembangunan PPN Majene akan mengandalkan bantuan dana dari Islam Development Bank (IDB) sebagai lembaga donor yang siap berinvestasi membangun PPN Majene yang menjadi salah satu proyek mega raksasa di Sulbar.

"IDB telah menyatakan siap memberikan dana dalam bentuk dana hibah yang disetujui pemerintah pusat, untuk mendanai pembangunan PPN Majene," katanya.

Ia mengatakan, pembangunan PPN Majene diupayakan didanai IDB karena kemampuan pemerintah terbatas membangun PPN Majene yang di dalamnya juga akan dibangun sejumlah fasilitas seperti dermaga, pabrik pengolahan ikan dan lainnya.

Sekda mengatakan, tahun ini anggaran awal untuk digunakan membangun PPN Majene telah dialokasikan pemerintah pusat melalui APBN tahun 2012 senilai Rp21 miliar yang diberikan melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Ia mengatakan, anggaran itu hanya cukup digunakan membangun kebutuhan tahap awal, berupa rencana induk dan detail desain PPN Majene yang akan berskala B.

"Sehingga butuh anggaran untuk tambahan melalui dana hibah dari IDB,membangun PPN Majene yang diharapkan nantinya mampu meningkatkan produksi perikanan yang sekitar 67.000 ton per tahun dengan dibangunnya pabrik pengolahan ikan di PPN di Majene," katanya. (T.KR-MFH/S023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026