
DPRD Sulteng Setuju Pemekaran Dinas PU

Palu (ANTARA News) - DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menyetujui pemekaran Dinas Pekerjaan Umum provinsi setempat menjadi tiga dinas baru.
"DPRD sudah setuju pemekaran dinas itu. Hasil konsultasi kami ke Kementerian Dalam Negeri, mereka juga setuju," kata Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Syafrun Abdullah, di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan gedung Dinas Pekerjaan Umum di Palu, Senin.
Gedung berlantai empat tersebut diperkirakan menelan anggaran Rp40 miliar yang dibangun secara bertahap dengan sistem proyek tahun jamak (multi years).
Menurut Syafrun, DPRD pekan depan akan mensahkan rancangan peraturan daerah tentang pemekaran dinas pekerjaan umum tersebut menjadi peraturan daerah.
"Sehingga 2013 nanti urusan pekerjaan umum sudah ditangani tiga dinas yakni Bina Marga, Pengairan dan Pemukiman Penduduk," kata Syafrun.
Dia mengatakan DPRD juga sudah mempertimbangkan alokasi anggaran untuk tiga dinas tersebut pada APBD 2013 yang saat ini dananya masih satu di Dinas Pekerjaan Umum.
Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengatakan pemekaran tiga dinas tersebut merupakan tuntutan karena volume pekerjaan yang tinggi.
Demikian halnya anggaran yang dikelola juga semakin tinggi setiap tahunnya.
"Selain itu banyak pekerjaan pusat yang masih dikerjakan di daerah," kata Longki.
Rencana pembangunan gedung pekerjaan umum yang berlokasi di bekas kantor pekerjaan umum, kata Longki, juga sudah mempertimbangkan rencana pemekaran tiga dinas.
Gedung berlantai empat itu sekaligus ditempati oleh tiga dinas. Setiap dinas hanya dibatasi lantai.
Pembangunan tahap awal gedung tersebut akan menelan anggaran Rp7 miliar dari rencana Rp40 miliar.
Longki mengatakan diharapkan dengan dimekarkannya Dinas Pekerjaan Umum itu akan mempercepat serapan anggaran di APBD maupun APBN sehingga bisa mempercepat proses pembangunan di Sulawesi Tengah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Tengah Patta Tope mengatakan ditargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2013 mendatang bisa mencapai dua digit atau di atas 10 persen.
Pertumbuhan ekonomi tersebut salah satunya ditopang oleh membaiknya infrastruktur di daerah. (T.A055/M019)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
