Logo Header Antaranews Makassar

BPJS Kesehatan pastikan rumah sakit mitra tidak diskriminasi peserta JKN

Rabu, 30 November 2022 14:27 WIB
Image Print
Peserta JKN, Nabila saat mengurus kepesetaanya di Kantor PBJS Kesehatan Cabang Makassar, Rabu (23/11/2022). ANTARA/HO-Dokumentasi BPJS Kesehatan Cabang Makassar

Makassar (ANTARA) - BPJS Kesehatan memastikan seluruh rumah sakit mitra kerjasama program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak melakukan diskriminasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN.

”Diwajibkan kepada rumah sakit mitra kerjasama program JKN untuk dapat melayani peserta tanpa membeda-bedakan sesuai dengan standar profesi dan standar pelayanan kedokteran,” kata Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Ksehatan Cabang Makassar, Handihka Ramdhan dalam keterangan di Makassar, pada Rabu (30/11).

Selain itu, kata Handhika, prosedur pelayanan kesehatan yang berlaku sesuai kewajiban rumah sakit dan melakukan pemenuhan serta perbaikan atas kondisi pemanfaatan antrean online lewat aplikasi Mobile JKN.

Sementara itu, salah seorang peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (PBI APBD), Nabila merasa sangat bersyukur bisa menjadi peserta program JKN telah berjalan tiga tahun bersama keluarganya terdaftar menjadi peserta JKN.

“Sejak 2019 saya dan keluarga mendapatkan distribusi kartu JKN ini dari Kantor Kecamatan. Alhamdulilah bisa diberikan jaminan kesehatan gratis yang ditanggung oleh pemerintah,” ungkap Nabila saat ditemui pada pelayanan peserta di Kantor BPJS Cabang Makassar, Rabu (23/11).

Warga Kecamatan Mariso ini membagikan pengalamannya ketika harus melakukan kuretase (pembersihan dinding rahim dengan kuret) karena ditemukan kehamilan anggur diluar kandungannya sehingga dokter memutuskan untuk ia menjalani kuretase untuk membersihkan dan mengangkat jaringan yang dikhawatirkan akan kurang baik baik kesehatan tubuhnya.

“Saya tentunya merasa beruntung karena sudah menjadi peserta JKN sehingga saat dilakukan kuretase tidak perlu lagi memikirkan masalah biaya yang harus dikeluarkan,” kenangnya.

Nabila bercerita, selama proses menjalani kuret hingga pasca operasi dirumah sakit, pelayanan yang dia peroleh cukup baik. Dimana perawat maupun dokter yang menanganinya sangat tanggap dan komunikatif.

"Tidak ada yang tidak baik semua pelayanannya bagus, mulai saat pemeriksaan di Puskesmas, hingga saat operasi dan rawat inap selama tiga hari saya dilayani dengan baik,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan tidak ada perbedaan dan diskrimasi pelayanan pada peserta JKN, prosedurnya cukup mudah dan tidak membebani.

“Sewaktu melakukan kontrol saya tidak menemui kendala apapun dan tentunya tanpa biaya sepeserpun. Semoga kualitas pelayanan BPJS Kesehatan bisa terus meningkat dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya bagi yang kurang mampu lainnya,” harapnya.(*/Inf)



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026